Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemberangkatan Gelombang II, Jemaah Haji Berihram Sejak dari Makassar
Jemaah haji Embarkasi Makassar pada pemberangkatan gelombang kedua langsung mengenakan ihram jelang keberangkatan menuju Jeddah, Arab Saudi. (Dok. Kemenag Sulsel)
  • Gelombang pertama pemberangkatan haji Embarkasi Makassar hampir rampung dengan kloter terakhir berangkat 6 Mei 2026, menandai peralihan ke gelombang kedua.
  • Perbedaan utama gelombang kedua adalah jemaah mendarat di Jeddah dan wajib berihram sejak dari embarkasi, dengan pakaian ihram disiapkan di koper kabin.
  • Hingga kloter 20, sebanyak 7.849 jemaah telah diberangkatkan, sementara gelombang kedua mulai masuk asrama haji pada 6 Mei hingga 22 Mei 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang dari Makassar mau pergi haji ke Tanah Suci. Sekarang sudah banyak yang berangkat, tinggal satu kelompok lagi. Setelah itu mulai gelombang kedua, orangnya nanti mendarat di Jeddah dan harus pakai baju ihram dari sini. Ada juga yang belum bisa berangkat karena sakit atau hamil. Semua orang berharap bisa berangkat lancar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times – Proses pemberangkatan jemaah haji gelombang pertama Embarkasi Makassar hampir selesai. Hingga awal Mei 2026, sebagian besar kloter telah diberangkatkan ke Tanah Suci.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, menyebut hanya tersisa satu kloter terakhir untuk menutup fase gelombang pertama. Hingga Selasa (5/5/2026), jemaah telah diberangkatkan hingga kloter 20. Satu kloter terakhir, yakni kloter 21 UPG, dijadwalkan berangkat pada Rabu (6/5/2026) pukul 13.35 Wita.

Kloter penutup ini berasal dari Kabupaten Soppeng, Gowa, dan Enrekang dengan total sekitar 393 jemaah.

“Kloter 20 sudah kita berangkatkan, dan insya Allah satu kloter lagi. Dengan demikian, gelombang pertama akan berakhir, dan selanjutnya kloter 22 akan masuk gelombang kedua,” kata Ikbal dalam keterangan yang dikutip, Rabu.

1. Pada gelombang kedua, jemaah mendarat langsung di Jeddah

Ketua PPIH Embarkasi Makassar Ikbal Ismail. (Dok. Kemenhaj Sulsel)

Ikbal menegaskan, terdapat perbedaan mendasar antara gelombang pertama dan kedua, terutama terkait lokasi pendaratan di Arab Saudi. Pada gelombang pertama, jemaah mendarat di Madinah, sementara gelombang kedua langsung menuju Jeddah.

Karena itu, jemaah gelombang kedua diwajibkan sudah dalam kondisi berihram sejak dari embarkasi. Ia mengingatkan agar pakaian ihram disimpan di koper kabin, bukan di koper besar.

“Karena gelombang kedua mendarat di Jeddah, maka jemaah harus sudah dalam kondisi berihram sejak dari embarkasi. Ini penting kami sosialisasikan, agar jemaah menyiapkan pakaian ihramnya di koper kecil atau koper kabin,” jelasnya.

2. Lebih dari 7.800 jemaah telah diberangkatkan

Jemaah calon haji kloter 1 Embarkasi Makassar asal Kabupaten Soppeng dilepas dari Aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Makassar, Selasa (21/4/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

Hingga kloter 20, sebanyak 7.849 jemaah telah diberangkatkan dari Embarkasi Makassar. Sementara itu, masih terdapat delapan kursi kosong (open seat) yang akan diisi oleh jemaah pengganti sesuai nomor urut.

Ikbal mengungkapkan, penundaan keberangkatan umumnya disebabkan oleh kondisi kesehatan maupun faktor lain seperti kehamilan. Bahkan, beberapa jemaah harus dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

“Penundaan umumnya disebabkan beberapa faktor, seperti kondisi kehamilan, sakit di daerah, maupun sakit saat berada di asrama haji. Bahkan ada juga yang harus dirujuk ke RS Wahidin,” ungkapnya.

3. Gelombang II mulai masuk 6 Mei 2026

Jemaah calon haji kloter 1 Embarkasi Makassar asal Kabupaten Soppeng dilepas dari Aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Makassar, Selasa (21/4/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

Pemberangkatan gelombang pertama telah berlangsung sejak 22 April 2026 dan akan berakhir pada 6 Mei 2026. Setelah itu, jemaah gelombang kedua mulai masuk asrama haji pada hari yang sama, pukul 08.00 Wita, dimulai dari Kabupaten Bone.

Proses penerimaan jemaah gelombang kedua dijadwalkan berlangsung hingga 22 Mei 2026. Pihak PPIH berharap seluruh proses berjalan lancar, termasuk bagi jemaah yang sempat tertunda agar dapat segera diberangkatkan pada kloter berikutnya.

Editorial Team