Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pasien Pertama COVID-19 Varian Omicron di Sulsel Meninggal Dunia

Pasien Pertama COVID-19 Varian Omicron di Sulsel Meninggal Dunia
Ilustrasi tim Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 mengusung jenazah pasien positif COVID-19. (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)
Share Article

Makassar, IDN Times - Warga Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang terkonfirmasi positif COVID-19 varian Omicron meninggal dunia. Kasus tersebut merupakan yang pertama kali tercatat sekaligus laporan fatalitas pertama varian Omicron di Sulsel.

Koordinator Posko Satgas COVID-19 Sulsel, Arman Bausat, membenarkan hal tersebut. Warga Takalar itu rupanya telah meninggal dunia pada 28 Januari 2022 lalu.

"Meninggal dari minggu lalu. Tapi penyebab meninggalnya tidak serta merta karena omicron. Kan penyakit lainnya," kata Arman saat dikonfirmasi IDN Times via telepon, Selasa (8/2/2022).

1. Memiliki riwayat TBC dan HIV

ilustrasi virus corona (IDN Times/Mardya Shakti)
ilustrasi virus corona (IDN Times/Mardya Shakti)

Warga tersebut diketahui memiliki penyakit komorbid berupa TBC dan HIV. Penyakit itu sudah lama dideritanya. Kemungkinannya, varian Omicron turut memperparah penyakit tersebut.

"HIV itu kan menurunkan daya tahan tubuh sehingga itu menyebabkan gampang infeksi. Akhirnya kena TBC, terakhir kena COVID-19," kata Arman.

2. Memiliki riwayat perjalanan

Ilustrasi pesawat (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi pesawat (IDN Times/Arief Rahmat)

Pasien tersebut dinyatakan positif varian Omicron pada 22 Januari 2022. Artinya, warga tersebut meninggal dunia hanya berselang 6 hari setelah dinyatakan positif varian Omicron.

Kondisi itu kemudian membuatnya harus dirawat di Rumah Sakit Padjonga Dg Ngalle di Takalar. Sebelum dinyatakan positif varian Omicron, dia juga diketahui memiliki riwayat perjalanan dari Maluku.

3. Masyarakat diimbau hindari keramaian

Ilustrasi kerumunan (Istimewa)
Ilustrasi kerumunan (Istimewa)

Lebih lanjut Arman mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Karena bukan tidak mungkin varian Omicron telah menyebar jauh namun tidak terdeteksi.

"Sama dengan imbauan pemerintah pusat kalau bisa kita hindari dulu tempat-tempat keramaian, orang tua lansia kalau tidak penting sekali tidak perlu keluar-keluar dulu, dikurangi mobilitasnya," kata Arman.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
Ashrawi Muin
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku Penganiayaan Selebgram di Makassar

27 Jun 2026, 14:25 WIBNews