Ilustrasi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). (Dok. Dinas Pendidikan Makassar)
Menurut Munafri, saat ini proses penerimaan masih berada pada tahap verifikasi jalur non-domisili, meliputi jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi. Tantangan yang lebih besar diperkirakan muncul saat jalur domisili dibuka karena jumlah pendaftarnya jauh lebih banyak.
Tim Ahli Pemerintah Kota Makassar, Andi Gita Namira Patigana, mengungkapkan hingga hari kedua pelaksanaan, rata-rata penyelesaian verifikasi di sejumlah sekolah masih di bawah 50 persen. Namun pada Rabu, progres itu meningkat hingga sekitar 70 persen.
“Pada hari kedua, rata-rata verifikasi masih di bawah 50 persen. Alhamdulillah hari ini saya lihat sudah mencapai sekitar 70 persen,” ujar Gita.
Ia menjelaskan, keterlambatan umumnya terjadi di sekolah-sekolah favorit yang menerima jumlah pendaftar besar, terutama dari jalur prestasi. Untuk mengantisipasi lonjakan pada jalur domisili, Pemkot Makassar telah menyiapkan kapasitas server yang memadai dan meminta sekolah menambah jumlah verifikator.
Berdasarkan jadwal, pendaftaran jalur non-domisili untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP berlangsung pada 15–17 Juni 2026 dengan pengumuman hasil seleksi pada 18 Juni 2026. Sementara jalur domisili dijadwalkan dibuka pada 22–26 Juni 2026.