Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Gerbang Investasi kepada 28 Negara
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memaparkan potensi investasi dan proyek strategis Kota Makassar di hadapan delegasi dari 28 negara pada Makassar Investment Forum dalam rangkaian Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 di Hotel Rinra Makassar, Rabu (24/6/2026). (Dok. Pemkot Makassar)
  • Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menawarkan Makassar sebagai gerbang investasi dan logistik Indonesia Timur di hadapan delegasi dari 28 negara dalam Makassar Investment Forum 2026.
  • Pemkot Makassar memaparkan realisasi investasi Rp5,2 triliun pada 2025 serta menawarkan proyek strategis seperti Sport Tourism Hub Untia, Ekowisata Pulau Lanjukang, dan kawasan industri KIMA Maros.
  • Munafri mengajak negara sahabat membangun kemitraan jangka panjang, menegaskan potensi Makassar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi timur Indonesia dengan dukungan SDM unggul dan komoditas ekspor andalan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menawarkan Kota Makassar sebagai gerbang investasi, perdagangan, dan logistik Indonesia Timur di hadapan delegasi dari 28 negara. Hal tersebut disampaikan dalam Makassar Investment Forum yang menjadi rangkaian Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026.

Forum yang digelar di Hotel Rinra Makassar, Rabu (24/6/2026), itu mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan perwakilan negara sahabat untuk membahas peluang kerja sama investasi. Agenda kegiatan meliputi pemaparan potensi investasi, pameran komoditas ekspor, hingga sesi business matching.

Munafri mengatakan Makassar memiliki posisi strategis sebagai simpul perdagangan di kawasan timur Indonesia. Kota ini juga didukung infrastruktur logistik dan konektivitas yang menunjang aktivitas perdagangan serta investasi.

"Sejak abad ke-16, kota ini telah menjadi simpul perdagangan maritim yang menghubungkan pedagang dari Tiongkok, Arab, India, hingga Eropa," kata Munafri.

1. Tawarkan potensi investasi dan proyek strategis

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin usai kegiatan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 di Hotel Rinra Makassar, Rabu (24/6/2026). (Dok. Pemkot Makassar)

Munafri menjelaskan keunggulan Makassar tidak hanya terletak pada posisi geografisnya. Kota ini juga mencatat pertumbuhan ekonomi yang positif dan terus memperkuat kemudahan berusaha bagi para investor.

Dia memaparkan realisasi investasi Kota Makassar pada 2025 mencapai Rp5,2 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1,13 triliun berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA).

"Kami percaya masih banyak ruang bagi negara-negara sahabat untuk menjadi bagian dari pertumbuhan Makassar. Karena itu kami mengundang para investor untuk melihat langsung peluang yang kami tawarkan hari ini," katanya. 

Dalam forum tersebut, Pemkot Makassar menawarkan sejumlah proyek strategis kepada para investor. Proyek itu meliputi pengembangan kawasan Sport Tourism Hub Stadion Untia, Ekowisata Pulau Lanjukang, hingga kawasan industri baru PT Kawasan Industri Makassar (KIMA) di Maros.

2. Promosikan komoditas unggulan Sulsel

ilustrasi perikanan Indonesia (asiamedia.lmu.edu)

Selain proyek investasi, Munafri juga mempromosikan berbagai komoditas ekspor unggulan Sulawesi Selatan yang telah menembus pasar internasional. Komoditas tersebut meliputi produk perikanan, rumput laut, kopi Toraja, hingga berbagai hasil pertanian bernilai tinggi.

Munafri menilai kualitas sumber daya manusia dan keberadaan perguruan tinggi menjadi salah satu kekuatan Makassar dalam menarik investasi. Menurutnya, Makassar juga dikenal sebagai kota dengan sistem pendidikan yang memiliki reputasi baik.

"Kami didukung oleh kolaborasi akademis yang kuat dan universitas yang secara aktif terlibat dalam kerja sama internasional, penelitian, dan program pertukaran mahasiswa," katanya.

3. Ajak bangun kemitraan jangka panjang

Para delegasi 28 negara dalam kegiatan Makassar Investment Forum dalam rangkaian Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 di Hotel Rinra Makassar, Rabu (24/6/2026). (Dok. Pemkot Makassar)

Di akhir pemaparannya, Munafri mengajak seluruh delegasi negara sahabat membangun kemitraan jangka panjang bersama Kota Makassar. Menurutnya, Makassar memiliki potensi menjadi pintu masuk pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

Munafri menegaskan Makassar bukan sekadar kota di atas peta. Menurutnya, Makassar merupakan pasar yang terus tumbuh, ramah terhadap investasi, sekaligus menjadi gerbang pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur.

"Sekali layar terkembang, pantang biduk surut ke pantai. Hari ini kami membuka layar untuk menyambut kemitraan dan investasi dari negara-negara sahabat," kata Munafri.

Delegasi yang berpartisipasi dalam perhelatan diplomatik tersebut berasal dari 28 negara, yakni Fiji, Australia, Pakistan, Jepang, Meksiko, Brasil, Ukraina, Bosnia dan Herzegovina, Kuba, Tunisia, Venezuela, Serbia, Polandia, serta Kepulauan Solomon. 

Selain itu, hadir pula delegasi dari Peru, Nigeria, Kosta Rika, Bulgaria, Laos, Finlandia, Kamboja, Zimbabwe, Ethiopia, Rwanda, Belanda, Uruguay, Malaysia, dan Filipina.

Editorial Team

Related Article