Ini Alasan Kemlu Pilih Makassar Jadi Tuan Rumah IGS 2026

- Kemlu memilih Makassar sebagai tuan rumah IGS 2026 karena posisinya strategis sebagai pusat perdagangan, logistik, dan ekonomi di kawasan Indonesia Timur.
- Pemilihan ini juga menjadi langkah pemerintah untuk menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional tidak hanya berpusat di Pulau Jawa.
- Makassar dinilai siap jadi tuan rumah internasional berkat jaringan kerja sama global dan keberadaan konsulat jenderal Jepang serta Australia yang memperkuat diplomasi kota tersebut.
Makassar, IDN Times - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menjelaskan alasan pemilihan Kota Makassar sebagai tuan rumah Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026. Makassar dinilai memiliki posisi strategis sebagai penghubung utama perdagangan, logistik, dan aktivitas ekonomi di kawasan Indonesia Timur.
Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Ani Nigeriawati, mengatakan pemilihan Makassar juga menjadi bagian dari upaya pemerintah. Hal itu untuk menunjukkan bahwa pusat pertumbuhan ekonomi nasional tidak hanya terpusat di Pulau Jawa.
"Kita ini memiliki suatu tanggung jawab ya, our shared responsibility untuk bisa memperkenalkan bahwa episentrum ekonomi Indonesia itu tidak hanya terpusat di Pulau Jawa," kata Ani dalam konferensi pers di Hotel The Rinra Makassar, Senin (22/6/2026).
1. Makassar jadi jangkar ekonomi Indonesia Timur

Ani menyebut Makassar memiliki peran penting sebagai simpul ekonomi. Peran tersebut khususnya di kawasan timur Indonesia.
"Makassar ini kan adalah salah satu jangkar ya, dari pendapat kami, jangkar, kota maritim, jangkar dari perdagangan, logistik di wilayah atau di kawasan Indonesia Timur dengan berbagai macam potensi yang ada," katanya.
2. Punya jaringan kerja sama internasional

Ani juga menegaskan bahwa Makassar memiliki posisi strategis dalam jejaring kerja sama internasional. Hal itu termasuk dalam kerja sama diplomatik dengan berbagai negara sahabat.
"Kami juga sudah mencatat bahwa Makassar ini memiliki sejumlah kerja sama atau sister city dengan sejumlah negara sahabat," katanya.
3. Diperkuat keberadaan konsulat jenderal

Ani menjelaskan bahwa keberadaan perwakilan diplomatik negara sahabat juga memperkuat alasan pemilihan Makassar sebagai tuan rumah IGS 2026. Dia menyebutkan terdapat Konsul Jenderal dari Jepang dan Australia di Makassar yang menjadi bagian dari jaringan diplomatik kota tersebut.
"Nah ini merupakan shared responsibility, common responsibility dari kami, Kementerian Luar Negeri sebagai penghubung dengan pihak luar negeri untuk bisa membantu dan mendukung apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kota Makassar," kata Ani.
Kemlu menilai kondisi tersebut memperkuat posisi Makassar sebagai kota yang siap menjadi tuan rumah kegiatan berskala internasional. Hal itu sekaligus memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia di tingkat global.



















