Drag Race Berujung Maut di Kotamobagu, 7 Orang Meninggal Dunia

Peserta drag race Tian Ngantung kehilangan kendali sekitar 100 meter setelah finis dan menabrak penonton di Kelurahan Upai, Kotamobagu, Minggu sore.
Insiden tersebut menewaskan tujuh orang, melukai delapan orang secara berat dan satu orang ringan.
Panitia menyatakan akan menanggung biaya pengobatan dan pemakaman korban, sementara polisi masih mengumpulkan keterangan saksi.
Manado, IDN Times - TDR Drag Race-Drag Bike Kotamobagu Championship 2026 yang diselenggarakan di sirkuit nonpermanen Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, yang seharusnya menjadi hiburan masyarakat justru berujung kecelakaan. Minggu (9/8/2026) sore, seorang peserta hilang kendali dan menabrak sejumlah penonton di pinggir jalan.
Akibat kejadian tersebut, 7 orang dilaporkan meninggal dunia, 8 luka berat, dan 1 luka ringan. Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik menyebut bahwa pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Kami masih mencari dan meminta keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian," tutur Abdul.
1. Kronologi

Pebalap yang menabrak para penonton diketahui bernama Tian Ngantung. Ia termasuk tim Pangeran 05 McJoe yang turun di kelas Free For All (FFA).
Saat berkompetisi, Tian menggunakan mobil Honda Jazz. Awalnya, Tian melaju seperti biasa di lintasan balap menuju garis finish.
Namun setelah melewati garis finish sekitar 100 meter, mobil hilang kendali hingga banting setir ke arah kiri dan menghantam sejumlah orang yang sedang nonton di pinggir jalan. Sejumlah korban terlempar, ada juga yang jatuh ke selokan.
2. Panitia janji bertanggung jawab

Pasca-insiden, kompetisi langsung dihentikan total. Para korban dibawa ke dua rumah sakit berbeda, yaitu RSU GMIBM Monompia dan RSUD Kotamobagu.
Pihak panitia berjanji akan bertanggung jawab penuh atas insiden ini termasuk menanggung biaya pengobatan dan pemakaman para korban. Ketua Panitia TDR Drag Race-Drag Bike Kotamobagu Championship 2026, Lucky Sugeha, menyesalkan peristiwa tersebut.
"Kami di rumah sakit, dan kami siap bertanggung jawab penuh atas kejadian ini," tutur Lucky.
3. Pebalap bakal diperiksa

Tian sendiri disebut mengalami luka serius akibat peristiwa itu. Kasat Reskrim Polres Kotamobagu, Iptu Ahmad Waafi, mengatakan bahwa Tian sempat dirawat di RSU GMIBM Monompia.
Namun karena di sana penuh dengan korban dan keluarganya, maka Tian dirujuk ke Manado. Hingga saat ini, Tian sendiri belum diperiksa.
"Saat ini belum bisa karena masih dirawat. Tapi pasti akan kami periksa," ujar Ahmad.









![[BREAKING] Mall Nipah Makassar Kebakaran, Pegawai dan Pengunjung Panik](https://image.idntimes.com/post/20260809/aptoteg76a8r92n43gxi9k0gm_9be3c6dc-4933-431f-8c97-ab69fac8f8b2_watermarked_idntimes-2.jpg)









