Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Menko Airlangga Dukung Tambahan KUR untuk Sulsel

Menko Airlangga Dukung Tambahan KUR untuk Sulsel
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersilaturahmi dengan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, di rumah jabatan Gubernur Sulsel di Makassar, Kamis (1/2/2024). (Dok. Humas Pemprov Sulsel)
Share Article

Makassar, IDN Times - Menteri Koordinator Airlangga Hartarto mengungkapkan dukungannya terhadap upaya Pj Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin mengajukan alokasi tambahan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Bahtiar mengajukan tambahan ke pemerintah pusat sebagai langkah menopang ekonomi rakyat.

KUR merupakan program yang telah lama ada dan bertujuan untuk memberikan akses pembiayaan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah.

"Saya katakan alokasi KUR itu tidak ada batas," kata Airlangga saat kunjungan silaturahmi di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel di Makassar, Kamis (1/2/2024).

1. Pj Gubernur usul KUR naik dua kali lipat

ilustrasi kredit (pexels.com/Monstera)
ilustrasi kredit (pexels.com/Monstera)

Dalam pertemuan tersebut, Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mengungkapkan, pada tahun 2023 telah ada Rp15 triliun jatah KUR untuk Sulsel. Ia kemudian meminta agar ditingkatkan menjadi Rp30 triliun.

"Dinaikkan ke Rp30 triliun, bahkan bisa dinaikkan lagi supaya masyarakat bisa memanfaatkan kredit usaha rakyat dengan bunga yang rendah," ungkap Bahtiar.

2. KUR untuk bantu petani mengembangkan hortikultura

ilustrasi petani cabai (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)
ilustrasi petani cabai (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)

Usulan menaikkan kuota KUR di Sulsel, kata Bahtiar, untuk membantu petani dalam budidaya hortikultura. Banyak petani yang terkendala modal ketika ingin mengembangkan tanaman hortikultura seperti pisang cavendish sebagai ekosistem bisnis. Begitupun di sektor peternakan dan perikanan.

Ia juga menyampaikan, salah satu yang digenjot adalah menggerakkan percepatan akses keuangan daerah, untuk mempercepat pembangunan di Sulsel. Sehingga diharapkan ada sumber keuangan alternatif selain investasi, yakni melalui KUR.

"KUR ini menjadi salah satu peluang kami untuk mengangkat pertumbuhan ekonomi rakyat di Sulawesi Selatan," katanya.

3. Airlangga berharap Sulsel terus menekan inflasi

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersilaturahmi dengan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, di rumah jabatan Gubernur Sulsel di Makassar, Kamis (1/2/2024). (Dok. Humas Pemprov Sulsel)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersilaturahmi dengan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, di rumah jabatan Gubernur Sulsel di Makassar, Kamis (1/2/2024). (Dok. Humas Pemprov Sulsel)

Menko Airlangga menyinggung soal soal laju pertumbuhan ekonomi regional pada Kuartal III 2023 tertinggi kedua dicapai oleh wilayah Sulawesi sebesar 6,44 persen (yoy). Dengan besaran kontribusi terhadap perekonomian nasional sebesar 7,25 persen. 

"Provinsi Sulawesi Selatan mampu tumbuh 4,05 persen (yoy) ditopang oleh sektor pertambangan dan penggalian serta ekspor," kata Airlangga.

Airlangga menyebut pertumbuhan ekonomi Sulsel solid, dengan inflasi terkendali dan tingkat kemiskinan Sulsel 8,70 persen, di bawah nasional 9,36 persen. Menurut data BPS, inflasi Sulsel untuk Bulan Januari 2024 mencapai 2,38 persen year on year (yoy) atau di bawah rata-rata inflasi nasional 2,57 persen. Angka inflasi di bawah nasional kali ini merupakan pencapaian kedua Sulsel selama lima tahun terakhir. Pencapaian pertama yakni pada Bulan November 2023 lalu.

"Kami berharap ke depan inflasi bisa terus ditekan, tapi yang lebih penting sebagai tujuan utama adalah meninggikan pertumbuhan ekonomi," kata Menko Airlangga.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata

Latest News Sulawesi Selatan

See More

3 Hal yang Harus Dipatuhi saat Bekerja dari Working Space di Kafe

14 Jun 2026, 22:20 WIBNews