Makassar, IDN Times - Deretan bendera dari berbagai negara berkibar di sepanjang Jalan Titang, Kelurahan Barana, Kecamatan Makassar, Kota Makassar. Warna-warni kain yang membentang di depan rumah warga itu menciptakan suasana berbeda dibanding kawasan permukiman pada umumnya.
Di tengah riuh perbincangan tentang pertandingan-pertandingan di Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, Jalan Titang kembali menunjukkan identitas yang telah melekat selama puluhan tahun. Bagi warga setempat, pesta sepak bola terbesar di dunia bukan sekadar tontonan, melainkan tradisi yang diwariskan lintas generasi.
Setiap rumah seolah menjadi representasi negara yang mereka dukung. Ada yang memasang satu bendera, ada pula yang memasang dua hingga empat bendera sekaligus. Semua bergantung pada tim favorit penghuni rumah tersebut.
"Ini adalah bentuk euforia kami dari warga Jalan Titang untuk menyambut FIFA Piala Dunia 2026. Jadi, memang dari dulu kami warga Titang sangat euforia dalam menyambut piala dunia dari tahun 1994," kata Anto, salah seorang warga Jalan Titang, saat ditemui IDN Times, Senin (15/6/2026).
