Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ada 3 Demo Mahasiswa di Makassar Hari Ini, Polisi Siaga

Ada 3 Demo Mahasiswa di Makassar Hari Ini, Polisi Siaga
Ilustrasi demonstraasi mahasiswa di kawasan fly over Jalan Urip Sumoharjo Makassar. (Dok. IDN Times)
Intinya Sih
  • Sejumlah organisasi mahasiswa dan pemuda di Makassar menggelar aksi bertema 'Evaluasi Total Pemerintahan Prabowo-Gibran' dengan membawa isu harga kebutuhan pokok, BBM, dan evaluasi program pemerintah.
  • Aksi massa akan berlangsung di tiga titik utama yaitu Kantor Gubernur Sulsel, DPRD Provinsi Sulsel, dan Fly Over Makassar dengan fokus pada evaluasi kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran.
  • Polrestabes Makassar menyiagakan sekitar 1.500 personel untuk menjaga keamanan aksi serta mengimbau peserta agar tetap tertib dan waspada terhadap provokasi pihak luar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Makassar, IDN Times - Sejumlah organisasi mahasiswa dan kepemudaan di Sulawesi Selatan akan menggelar aksi unjuk rasa serentak di Kota Makassar, Senin (15/6/2026). Aksi tersebut mengusung tema "Evaluasi Total Pemerintahan Prabowo-Gibran" dan dipusatkan di sejumlah titik strategis di ibu kota Sulawesi Selatan.

Sejumlah isu nasional akan dibawa dalam aksi ini. Mulai dari evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), harga kebutuhan pokok, hingga desakan terhadap pemerintah dan DPR terkait sejumlah regulasi yang dinilai kontroversial.

1. Mahasiswa bawa sejumlah isu nasional

Aliansi Makassar Berisik menggelar aksi solidaritas terhadap aktivis Andrie Yunus di bawah jembatan Flyover Jl A.Pettarani Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (6/4/2026) sore. IDN Times/Darsil Yahya
Aliansi Makassar Berisik menggelar aksi solidaritas terhadap aktivis Andrie Yunus di bawah jembatan Flyover Jl A.Pettarani Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (6/4/2026) sore. IDN Times/Darsil Yahya

Berdasarkan poster seruan aksi yang beredar, Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulawesi Selatan mengusung tajuk "Reformasi Jilid II, Sulsel Gelap, Mahasiswa Bergerak".

Sementara itu, Aliansi Gerakan Pemuda dan Mahasiswa se-Kota Makassar menyampaikan sejumlah tuntutan. Mereka meminta evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, menurunkan harga bahan pokok dan BBM, mencabut Undang-Undang Polri dan TNI, mengesahkan RUU Perampasan Aset, serta menghentikan program Koperasi Merah Putih dan Sekolah Rakyat.

Aksi tersebut disebut sebagai bentuk penyampaian aspirasi terhadap berbagai kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dinilai perlu dievaluasi.

2. Massa aksi bakal terkonsentrasi di tiga titik

Aliansi Makassar Berisik menggelar aksi solidaritas terhadap aktivis Andrie Yunus di bawah jembatan Flyover Jl A.Pettarani Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (6/4/2026) sore. IDN Times/Darsil Yahya
Aliansi Makassar Berisik menggelar aksi solidaritas terhadap aktivis Andrie Yunus di bawah jembatan Flyover Jl A.Pettarani Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (6/4/2026) sore. IDN Times/Darsil Yahya

Kepala Satuan Intelkam Polrestabes Makassar, Kompol Surahman, mengatakan pihak kepolisian telah menerima pemberitahuan terkait pelaksanaan unjuk rasa tersebut. Massa aksi disebut akan bergerak di tiga lokasi berbeda, yaitu di Kantor Gubernur Sulsel, DPRD Provinsi Sulsel, dan kawasan fly over Jalan Urip Sumoharjo.

Sesuai pemberitahuan yang masuk, isu utama yang diangkat para peserta aksi berkaitan dengan evaluasi terhadap jalannya pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.

"Iya betul, (tuntutannya terkait evaluasi pemerintahan Prabowo-Gibran)," ucap Rahman kepada IDN Times, Senin.

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan jumlah peserta yang akan turun ke jalan. Sebab, jumlah massa yang hadir dalam aksi kerap berbeda dengan angka yang tercantum dalam surat pemberitahuan aksi (SPA).

"Namun personel kepolisian tetap disiagakan untuk melakukan pengamanan dan mengatur arus lalu lintas selama aksi berlangsung," ucapnya.

3. Polisi siagakan 1.500 personel pengamanan

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, Selasa (3/3/2026). (IDN Times/Darsil Yahya)
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, Selasa (3/3/2026). (IDN Times/Darsil Yahya)

Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana, mengatakan pihaknya menyiapkan sekitar 1.500 personel untuk mengamankan jalannya aksi. Jumlah personel akan disesuaikan dengan estimasi massa yang turun ke lapangan.

"Kalau pengunjuk rasa hanya 100 orang yang kita siapkan 150 orang. Kalau pengunjuk rasa 1.000 orang ya kita siapkan 1.500 orang," kata Arya.

Mantan Kapolres Metro Depok itu mengingatkan peserta aksi agar mengenali anggota kelompoknya masing-masing dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mau memprovokasi dan mau mengintimidasi. Hati-hati terhadap penyusup yang ingin merusak niat baik dari pengunjuk rasa," tuturnya.

Arya berharap seluruh rangkaian aksi dapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Dengan demikian, aspirasi yang ingin disampaikan peserta aksi dapat tersampaikan dengan baik.

"Kita harapkan bisa tertib, aman, nyaman, lancar sehingga maksud dari pengunjuk rasa bisa tersampaikan," katanya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata

Latest News Sulawesi Selatan

See More