Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

BBKSDA Sulsel Patroli TWA Malino, Ingatkan Pendaki Waspada Karhutla

Kab. Gowa
BBKSDA Sulsel Patroli TWA Malino, Ingatkan Pendaki Waspada Karhutla
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan meningkatkan pengawasan di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Malino, Kabupaten Gowa, Selasa (28/7/2026)/Istimewa
Intinya Sih
  • BBKSDA Sulsel bersama MPA dan MMP menggelar patroli preventif di TWA Malino, Gowa, untuk mencegah gangguan kawasan dan karhutla selama musim kemarau.
  • Petugas mengedukasi pendaki, warga, dan pengunjung agar tidak menyalakan api sembarangan, membuang puntung rokok, meninggalkan sampah plastik, atau membiarkan api unggun belum padam.
  • Pengawasan melibatkan masyarakat dan pengelola basecamp untuk melindungi TWA Malino, kawasan 6.814 hektare yang menopang sumber air serta irigasi di Gowa dan Takalar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Makassar, IDN Times - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan meningkatkan pengawasan di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Malino, Kabupaten Gowa. Patroli dilakukan untuk mencegah gangguan keamanan hutan sekaligus mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.

Patroli preventif tersebut dilaksanakan Bidang KSDA Wilayah II bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Masyarakat Mitra Polhut (MMP) Resor TWA Malino pada Selasa (28/7/2026).

Petugas menyusuri sejumlah titik yang dinilai rawan terhadap gangguan kawasan maupun potensi kebakaran. Dalam kegiatan itu, tim juga memantau ketersediaan sumber air di kawasan konservasi yang berada di Kelurahan Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong.

1. Pendaki diingatkan tidak menyalakan api sembarangan

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan meningkatkan pengawasan di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Malino, Kabupat
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan meningkatkan pengawasan di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Malino, Kabupaten Gowa, Selasa (28/7/2026)/Istimewa

Kepala Resor TWA Malino, Sahruddin Nombong, mengatakan patroli juga disertai edukasi kepada pendaki Gunung Bawakaraeng, masyarakat, dan pengunjung kawasan. Mereka diimbau tidak menyalakan api sembarangan serta tidak membuang puntung rokok di area hutan.

Tak hanya itu, pengunjung juga diminta membawa kembali sampah plastik dan memastikan api unggun telah benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.

“Selain memantau kondisi kawasan, petugas juga memberikan sosialisasi kepada para pendaki, masyarakat, dan pengunjung agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan,” kata Sahruddin dalam keterangan tertulisnya kepada IDN Times, Minggu.

2. BBKSDA Sulsel gandeng masyarakat dan pengelola basecamp

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan meningkatkan pengawasan di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Malino, Kabupat
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan meningkatkan pengawasan di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Malino, Kabupaten Gowa, Selasa (28/7/2026)/Istimewa

Sementara itu, Kepala Bidang KSDA Wilayah II, Mustari Tepu, mengatakan pihaknya akan terus mengedepankan langkah pencegahan untuk menjaga kawasan hutan konservasi di wilayah kerjanya. Menurut dia, pengawasan tidak hanya dilakukan petugas, tetapi juga melibatkan MPA, MMP, masyarakat, hingga pengelola basecamp pendakian.

“Kami bersama anggota MPA/MMP dan masyarakat siap bersinergi dengan seluruh pihak, termasuk pengelola basecamp, untuk melakukan pengawasan dan memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujar Mustari.

Mustari menegaskan, setiap potensi gangguan keamanan maupun kebakaran harus segera ditangani agar tidak menimbulkan kerusakan yang lebih luas.

“Hutan yang aman dan lestari merupakan aset negara yang harus dijaga bersama untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

3. TWA Malino jadi penyangga sumber air

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan meningkatkan pengawasan di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Malino, Kabupat
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan meningkatkan pengawasan di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Malino, Kabupaten Gowa, Selasa (28/7/2026)/Istimewa

TWA Malino merupakan salah satu kawasan konservasi penting di Sulawesi Selatan. Kawasan ini memiliki luas sekitar 6.814 hektare dan berada di wilayah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Jeneberang.

Kawasan tersebut berperan sebagai sumber air baku bagi PDAM Kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Selain itu, TWA Malino juga mendukung sistem irigasi yang mengairi sekitar 25 ribu hektare lahan persawahan di Kabupaten Gowa dan Takalar.

Melalui patroli dan edukasi tersebut, BBKSDA Sulsel berharap kolaborasi dengan masyarakat serta berbagai pihak semakin kuat dalam menjaga kawasan TWA Malino agar tetap aman, lestari, dan terhindar dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More