KPK Geledah Kantor Pengusaha Tony Tanos Terkait Kasus di Bolmut

KPK menggeledah kantor PT Marga Dwitaguna dan rumah pengusaha Tony Tanos di Manado terkait perkara pemerasan serta gratifikasi Bupati Bolmut nonaktif, Sirajudin Lasena.
Penggeledahan berlangsung sekitar enam jam di tiap lokasi, dengan KPK membawa sejumlah koper berisi dokumen.
Wakil Bupati Mohammad Aditya Pontoh ditunjuk sebagai Plt Bupati Bolmut setelah Sirajudin terjaring OTT KPK, dan menyatakan pelayanan publik tetap berjalan normal.
Manado, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor dan rumah pengusaha ternama Sulawesi Utara, Tony Tanos, Kamis (24/9/2026). Penggeledahan tersebut masih berkaitan dengan kasus pemerasan dan gratifikasi Bupati Bolaang Mongondow Utara nonaktif, Sirajudin Lasena.
"Benar, penggeledahan masih berkaitan dengan perkara di Bolmut," terang Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.
Ia pun meminta publik menunggu perkembangan proses penyidikan. Proses penggeledahan sendiri memakan waktu kurang lebih 6 jam di setiap lokasi.
1. Geledah kantor dan rumah

KPK menggeledah rumah pengusaha Tony Tanos di Gang Cinderella, Jalan Hasanuddin IV, Kelurahan Sindulang, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (24/9/2026). IDNTimes/Istimewa Tony Tanos merupakan pengusaha di bidang jasa konstruksi yang berpusat di Kota Manado, Sulut. Kantor perusahaannya yang digeledah KPK, PT Marga Dwitaguna, terletak di Kompleks Ruko Marina Plaza Blok D28, Kota Manado. Sedangkan rumahnya yang digeledah berada di Gang Cinderella, Jalan Hasanuddin IV, Kelurahan Sindulang, Manado.
Dari penggeledahan tersebut, KPK membawa sejumlah koper berisi dokumen. Penjaga kantor bernama Yulianti membenarkan hal tersebut.
"Iya, dokumen-dokumen saja yang dibawa," tuturnya.
2. KPK 2 kali datang

Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena (IDN Times/Aryodamar) Yulianti menyebut bahwa KPK sudah mendatangi kantor Tony sebanyak 2 kali. "Sebelumnya pada Senin kemarin mereka datang untuk menyegel kantor," tambahnya.
Saat kantor dan rumahnya digeledah, Tony sendiri tidak ada di lokasi. Ia diduga berada di Jakarta karena sudah lama menetap di sana.
Seorang penjaga rumahnya menyebut bahwa Tony lebih banyak berada di Jakarta sejak sang cucu, Alberto Benedict Joel Tanos, menjadi korban pembunuhan tahun lalu. "Memang sudah jarang ke Manado sejak sebelum kejadian itu, tapi setelahnya jadi semakin jarang lagi," kata penjaga rumah tersebut.
3. Mohammad Aditya Pontoh Jadi Plt Bupati Bolmut

Wakil Bupati Bolmut, Mohammad Aditya Pontoh (tengah kanan), mendapat nota dinas dari Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, sebagai Plt Bupati Bolmut menggantikan Sirajudin Lasena yang terjaring OTT KPK, Rabu (23/9/2026). Dok. Pemkab Bolmut Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara, Mohammad Aditya Pontoh, kini menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas Bupati Bolmut usai Sirajudin Lasena yang merupakan Bupati Bolmut terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 21 September 2026. Aditya mendapatkan surat keputusan dari Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, bertepatan dengan perayaan HUT ke-62 Sulut di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Jalan 17 Agustus, Kota Manado, Rabu, 23 September 2026.
Aditya mengaku baru mendapatkan informasi bahwa diirinya bakal mendapatkan SK pada Rabu tengah malam. Ia pun menegaskan bahwa pelayanan publik di Bolmut tetap berjalan normal.
"Sampai hari ini pelayanan publik di Kabupaten Bolmut masih berjalan seperti biasa," ujar politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)











![[CEK FAKTA] Viral Pamflet Ajakan Pawai LGBT di Makassar](https://image.idntimes.com/post/20260814/ilustrasi_cek-fakta2_a8733877-4830-411c-af9a-3bd587259b36.png)







