Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Tips Menentukan Tarif Jasa Tutor Privat

Kota Makassar
5 Tips Menentukan Tarif Jasa Tutor Privat
ilustrasi mengajar (pexels.com/Vanessa Garcia)
Intinya Sih
  • Tutor perlu menilai kemampuan, jam terbang, metode mengajar, lalu membandingkannya dengan harga pasar dan rincian layanan kompetitor sebelum menetapkan tarif.
  • Kompleksitas serta spesifikasi materi memengaruhi tarif, terutama bila tutor menyiapkan silabus, soal latihan, presentasi, atau bahan ajar sendiri.
  • Tarif perlu memasukkan biaya operasional, transportasi atau kuota, jumlah dan tipe siswa, serta opportunity cost dari waktu mengajar dan persiapan materi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kesulitan memberikan jasa tutor privat tidak hanya terletak dalam proses belajar mengajar. Menentukan tarif jasa tutor yang harus diberikan juga bisa menjadi tantangan tersendiri. Jika tarif yang kamu ajukan terlalu mahal, maka calon pelanggan akan pergi mencari alternatif jasa yang lebih murah. Jika tarif terlalu murah, maka calon pelanggan akan sangsi dengan kualitas jasa dan kamu akan merugi.

Ada seni tersendiri dalam menentukan tarif yang cocok untuk jasa tutor privat. Apa saja hal-hal yang harus diperhatikan dalam menentukan tarif itu? Bagaimana tips-tips dalam mencari tarif yang pas? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

1. Ketahui level kemampuan dan harga pasar

ilustrasi belajar bersama teman (pexels.com/Armin Rimoldi)
ilustrasi belajar bersama teman (pexels.com/Armin Rimoldi)

Sebelum bisa menjadi tutor, tentunya kamu sudah harus memiliki gambaran akan kemampuanmu. Apakah kamu dapat mengajar materi yang rumit, ataukah kamu hanya bisa memberikan informasi yang mendasar? Mampukah kamu menghadapi beragam jenis murid? Apakah kamu familiar dengan berbagai jenis metode mengajar? Selain menanyakan pertanyaan-pertanyaan tersebut, kamu juga bisa mempertimbangkan kualitas mengajarmu dengan menghitung jam terbangmu.

Setelah mengetahui levelmu, lakukan riset untuk mengetahui harga pasar. Carilah harga yang rata-rata ditawarkan tutor-tutor lain sesuai dengan level dan kemampuan yang kamu miliki. Lihat rincian daripada jasa yang mereka tawarkan. Jika kamu bisa memberikan jasa yang lebih kompleks daripada apa yang biasanya ditawarkan, maka kamu dapat mengajukan harga yang lebih daripada harga pasar.

2. Pertimbangkan materi belajar

ilustrasi berdiskusi dengan guru (pexels.com/Kampus Production)
ilustrasi berdiskusi dengan guru (pexels.com/Kampus Production)

Materi belajar menjadi salah satu poin terpenting yang harus dipertimbangkan. Semakin kompleks materinya, maka akan semakin mahal tarif jasa yang dapat kamu ajukan. Tarif jasamu juga bisa menjadi semakin bertambah apabila materi yang kamu berikan sangatlah spesifik.

Kamu juga harus dengan jelas mengetahui hal-hal yang perlu kamu persiapkan. Sebagai contohnya, harga yang diminta tutor yang diharuskan membuat silabusnya sendiri tentunya lebih tinggi dibandingkan tutor yang hanya perlu mengajar. Tutor yang perlu membuat soal latihan, presentasi, dan materi belajarnya sendiri pastinya perlu dibayar lebih mahal dibandingkan tutor yang hanya membantu mengerjakan tugas sekolah.

3. Hitung biaya yang kamu keluarkan sendiri

Sebuah bus sebagai sarana transportasi jalan raya yang digunakan untuk mengangkut penumpang sehari-hari.
bus (pexels.com/Erik Mclean)

Walaupun kamu menjadi tutor untuk mendapatkan uang, bukannya tidak mungkin bahwa kamu harus mengeluarkan uangmu sendiri untuk menunjang proses pembelajaran. Jangan lupa untuk memperhitungkan biaya-biaya tambahan tersebut agar kamu tidak merugi. Beberapa biaya yang perlu diperhitungkan adalah biaya pencetakan soal latihan serta biaya peralatan mengajar seperti alat peraga, papan tulis, dan alat tulis.

Jangan lupa untuk memikirkan transportasi. Jika kamu mengajar secara daring, apakah kamu akan mengeluarkan uang untuk membeli kuota internet? Kalau kamu harus hadir secara luring, berapa banyak biaya yang diperlukan untuk bepergian? Bagaimana dengan biaya makanan untuk bekalmu?

4. Pertimbangkan jumlah dan tipe siswa

ilustrasi presentasi (unsplash.com/Kenny Eliason)
ilustrasi presentasi (unsplash.com/Kenny Eliason)

Jumlah siswa tidak hanya berpengaruh pada proses pembelajaran, tapi juga pada penetapan biaya. Setelah kamu sudah mempertimbangkan biaya-biaya yang ada pada ketiga poin di atas, kamu perlu menjumlahkan biaya-biaya itu dan membaginya dengan jumlah siswa di kelasmu. Pada umumnya, semakin sedikit jumlah siswa dalam satu kelas, maka biaya yang dikenakan kepada siswa itu akan semakin mahal. Sebaliknya, masing-masing anak dalam grup besar akan dikenakan biaya lebih murah.

Selain jumlah, tipe siswa juga perlu masuk ke dalam perhitunganmu. Anak kecil yang membutuhkan banyak alat peraga dan mainan untuk belajar dapat dikenakan biaya lebih mahal dibandingkan dengan murid dewasa yang tidak mengharuskanmu membawa alat dan mainan tambahan itu. Jika kamu memiliki sertifikat untuk mengajar anak-anak berkebutuhan khusus, kamu juga berhak untuk menetapkan biaya lebih.

5. Perhatikan opportunity cost

ilustrasi memasak telur (pexels.com/cottonbro studio)
ilustrasi memasak telur (pexels.com/cottonbro studio)

Salah satu biaya yang sering terlupakan ketika menetapkan harga suatu jasa adalah opportunity cost. Opportunity cost adalah biaya yang muncul dari hilangnya sebuah kesempatan. Sebagai contoh, kamu mengajar dari jam 09.00 hingga 12.00. Selama tiga jam itu, seharusnya kamu bisa memasak. Namun, karena kamu tidak bisa memasak, maka kamu harus membeli makanan di luar. Jadi, walaupun kamu mendapatkan uang dari mengajar selama tiga jam, tapi kamu juga mengeluarkan uang untuk membeli makanan.

Jangan lupa untuk mempertimbangkan opportunity cost saat akan menetapkan tarif jasamu. Tanyakan kepada dirimu: berapa lama waktu yang digunakan untuk mengajar, dan hal-hal apa saja yang seharusnya bisa dilakukan selama waktu mengajar itu? Berapa lama kamu harus mempersiapkan materi? Kesempatan apa yang hilang dari waktu yang digunakan untuk persiapan itu?

Menentukan tarif adalah perihal yang sama pentingnya dengan memberikan bahan ajar. Lakukanlah riset, pertimbangkan segala aspek, dan jangan pernah ragukan kemampuanmu sendiri, ya! Semoga sukses dan selamat mengajar!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More