Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mau Ikut Sayembara Logo HUT ke-419 Makassar? Cek Syarat dan Caranya
Sunset di Anjungan Pantai Losari Makassar. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe
  • Pemkot Makassar dan ADGI Chapter Makassar menggelar sayembara desain logo serta identitas visual Hari Jadi ke-419 Kota Makassar bagi desainer grafis yang ber-KTP atau berdomisili di Makassar.
  • Pendaftaran portofolio dibuka 27 Agustus hingga 5 September 2026. Peserta wajib berpengalaman minimal dua tahun, mengirim 3-6 karya orisinal non-AI, dan memenuhi ketentuan profesi.
  • ADGI akan memilih 3-5 peserta untuk kuratorial sekitar sebulan, dengan presentasi pada 9 Oktober 2026. Seluruh peserta tahap perancangan menerima fee desain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata kembali menggelar Sayembara Desain Logo dan Identitas Visual Hari Jadi ke-419 Kota Makassar. Kegiatan ini digelar bersama Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) Chapter Makassar.

Sayembara ini terbuka bagi desainer grafis di Kota Makassar, baik anggota maupun non-anggota ADGI. Namun, peserta tidak langsung diminta mengirimkan desain logo.

Pada tahap awal, peserta harus mengirimkan portofolio yang nantinya diseleksi oleh ADGI Chapter Makassar. Hanya sekitar 3 sampai 5 peserta yang akan dipilih untuk mengikuti proses kuratorial dan perancangan identitas visual.

Bagi desainer yang tertarik mengikuti sayembara ini, berikut syarat dan mekanismenya.

1. Kriteria pendaftar

Ilustrasi pendaftaran online. (unsplash.com/Priscilla Du Preez)

Peserta sayembara wajib memenuhi sejumlah kriteria yang telah ditetapkan oleh panitia, yakni sebagai berikut. 

1. Freelance Graphic Designer atau Principal/Creative Director/Art Director

2. Memiliki pengalaman kerja profesional minimal dua tahun di bidang desain grafis

3. Memiliki portofolio desain grafis yang berkaitan dengan perancangan Identitas Visual atau Brand Identity, sesuai dengan skala proyek dan dapat dipertanggungjawabkan

4. Portofolio yang dilampirkan merupakan karya mandiri dan orisinal, dengan jumlah minimal tiga karya dan maksimal enam karya

5. Karya yang dimasukkan dalam portofolio bukan merupakan hasil prompt AI

6. Bersedia mengikuti seluruh aturan yang telah dibuat dan ditetapkan oleh pelaksana

7. Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), memiliki KTP Makassar atau berdomisili di Makassar yang dibuktikan dengan surat keterangan domisili dari kelurahan setempat

8. Bersedia menjalankan proses desain sesuai dengan Kode Etik Profesi ADGI (Asosiasi Desainer Grafis Indonesia)

2. Open call dibuka sampai 5 September 2026

Balai Kota Makassar. (IDN Times/Ashrawi Muin)

Open call telah dibuka sejak 27 Agustus 2026 dan akan ditutup pada 5 September 2026. Peserta pada tahap ini cukup mengirimkan portofolio sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Hingga Jumat (4/9/2026), sudah ada sekitar 12 peserta yang mendaftar. Peserta tersebut terdiri dari pendaftar perorangan maupun tim.

3. Peserta terpilih mengikuti proses kuratorial

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Hendra Hakamuddin (kanan) bersama Sekretaris ADGI Chapter Makassar Andi Were Rio. (Dok. Istimewa)

Setelah open call ditutup, seluruh portofolio yang masuk akan diseleksi oleh ADGI Chapter Makassar. Dari seluruh pendaftar, sekitar 3 sampai 5 peserta akan dipilih untuk mengikuti proses kuratorial.

Peserta yang lolos akan mendapatkan briefing awal pada 7 September 2026. Mereka juga akan memperoleh pengarahan dan materi terkait budaya Makassar sebagai bagian dari proses perancangan identitas visual.

Proses kuratorial selanjutnya berlangsung kurang lebih satu bulan. Hasil rancangan peserta kemudian akan dipresentasikan di hadapan Wali Kota Makassar dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar pada 9 Oktober 2026.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Hendra Hakamuddin, mengatakan tema Hari Jadi Kota Makassar telah diajukan kepada Wali Kota Makassar. Tema tersebut nantinya menjadi dasar dalam pembuatan logo.

"Nanti berdasarkan tema tersebut itu nanti akan dijadikan logo," kata Hendra.

Hendra mengatakan proses kurasi tidak hanya bertujuan untuk memilih desain terbaik. Kurasi juga menjadi bagian dari upaya mengembangkan talenta kreatif di Kota Makassar.

"Kurasi bukan hanya soal penilaian, tapi untuk mengembangkan talenta-talenta digital desainer di Kota Makassar," katanya.

Selain itu, peserta yang masuk dalam proses perancangan akan mendapatkan fee desain. Menurut Sekretaris ADGI Chapter Makassar, Andi Were Rio, mekanisme tersebut diterapkan untuk menghindari praktik speculative work, yakni pekerjaan desain yang dikerjakan tanpa bayaran.

"Siapapun yang menang, semua dapat fee desain," kata Rio.

Informasi lengkap mengenai ketentuan dan mekanisme submisi dapat diakses melalui akun Instagram ADGI Chapter Makassar, serta media sosial Dinas Pariwisata Kota Makassar. Pendaftar bisa mengisi dan mengunggah karya pada formulir pendaftaran yang tercantum di akun tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article