Makassar, IDN Times - Penggunaan LPG 3 kilogram untuk pompanisasi pertanian di tengah kekeringan menjadi salah satu faktor yang ikut meningkatkan kebutuhan LPG subsidi di Sulawesi Selatan. Petani memilih LPG 3 kg karena dinilai lebih murah dan efisien dibandingkan Solar untuk mengoperasikan pompa air.
Anggota DPRD Sulsel Fraksi PPP, Fauzan Guntur, mengatakan perubahan pola konsumsi tersebut ikut memengaruhi kebutuhan masyarakat yang selama ini menjadi sasaran LPG subsidi. Kondisi itu bahkan berdampak pada kebutuhan rumah tangga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Jadi, rumah efeknya ke rumah tangga. Dulunya mungkin pompanisasi tidak menggunakan, pasti menggunakan solar," kata Fauzan dalam rapat paripurna DPRD Sulsel, Kamis (10/9/2026).
