Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Lapas Parepare Dijebol, Narapidana Pencabulan Anak Kabur
DPO

Makassar, IDN Times - Narapidana kasus pencabulan anak, Heri Bin Herman (22), kabur dari Lapas Kelas II A Parepare, Minggu (28/1/2024), sekitar 19.45 Wita.

Menurut Kepala Bidang Keamanan Divisi Pemasyarakatan, Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan (Sulsel), Suryanto, Heri berhasil kabur setelah panjat tembok.

"Jadi menurut laporan yang dibuat Kalapas (Kepala Lapas) itu, dia panjat tembok lalu pakai kain tekan kawat dan melewatinya," ujar Suryanto dikonfirmasi, Senin (29/1/2024).

Heri dijerat pasal 82 Undang-Undang (UU) No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, usai melakukan tindak pidana pencabulan, ancamannya 10 tahun.

1. Heri melarikan diri

Ilustrasi narapidana (IDN Times/Arief Rahmat)

Suryanto mengaku, untuk saat ini Kanwil Kemenkumham Sulsel di Makassar baru menerima laporan soal kaburnya Heri. Dia mengaku baru mempelajari laporan dari Kalapas Parepare.

"Karena kabarnya yang dilaporkan Kalapas melarikan diri memanjat tembok. Soal SOP penjagaan pos itu ada, ada menara di situ, di ujung pos jadi kalau dijalankan itu tidak mungkin (Heri) bisa panjat," terangnya.

2. Tim Kemenkumham akan mengirim tim ke Lapas Parepare

Ilustrasi borgol (IDN Times)

Untuk itu lanjut Suryanto, Kemenkumham Sulsel akan turun langsung ke Parepare untuk menyelidiki kasus tersebut, terkait bagaimana penerapan SOP penjagaan.

"Jadi kenapa bisa terjadi itu, besok tim Kemenkumham turun untuk melakukan pemeriksaan di sana," jelas Suryanto.

3. Pihak Kemenkumham menduga ada kelalaian

Ilustrasi. Tangkapan layar CCTV PN Magetan detik detik tahanan kasus pencabulan anak bawah umur kabur dari sel tahanan. IDN Times/ Riyanto

Suryanto menduga, ada kelalaian dalam penjagaan. Karena kata dia, ada beberapa regu yang bergantian untuk penjagaan.

"Ada kan empat regu jaga dari pagi, siang dan malam hari. Jadi dugaan awal itu ada pelanggaran SOP. kalau dari laporan yang kami telaah sejauh ini dugaan kami ada pelanggaran SOP penjagaan," tambahnya.

Editorial Team

Related Article