Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Lagi, Puluhan Pohon di Makassar Tumbang Akibat Angin Kencang

Lagi, Puluhan Pohon di Makassar Tumbang Akibat Angin Kencang
Evakuasi korban tertimpa pohon tumbang di Makassar, Rabu (4/1/2023). (Dok. IDN Times/Damkar Makassar)
Share Article

Makassar, IDN Times - Puluhan pohon tumbang di Makassar akibat angin kencang, Senin (4/1/2023). Batang pohon tumbang di sejumlah ruas jalan menyebabkan akses jalan terhalang. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, tercatat ada 21 pohon tumbang pada hari ini. 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Hendra Hakamuddin, menjelaskan pihaknya menerima banyak laporan pohon tumbang hari ini. Salah satunya yang terjadi di Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, yang mengakibatkan seorang lansia terluka usai tertimpa pohon tumbang.

"Hari ini, tercatat sama kami ada 1 korban lansia yang tertimpa pohon tumbang," katanya melalui sambungan telepon.

1. Pohon tua akan didata untuk ditebang

Evakuasi korban  tertimpa pohon tumbang di Makassar. (Dok. IDN Times/Damkar Makassar)
Evakuasi korban tertimpa pohon tumbang di Makassar. (Dok. IDN Times/Damkar Makassar)

Hendra mengatakan bahwa Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto telah menginstruksikan kepada dinas terkait untuk memotong ranting-ranting pohon di sepanjang jalan-jalan utama. Hal ini demi meminimalkan kejadian pohon tumbang akibat angin kencang.

"Kemudian juga kami lihat tadi perintah langsung dari Bapak Wali Kota untuk mengidentifikasi pohon-pohon yang sudah tua untuk segera ditebang sehingga tidak menelan korban jiwa," imbuhnya.

2. Cuaca buruk masih diprediksi berlanjut

Ilustrasi awan Cumulonimbus (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Ilustrasi awan Cumulonimbus (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Cuaca buruk di Kota Makassar diprediksi masih akan berlanjut hingga 9 Januari 2023. Hal ini berdasarkan peringatan dini yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) beberapa waktu lalu.

Dengan adanya peringatan dini tersebut, BPBD menyatakan telah siap menghadapi dampak cuaca buruk, termasuk banjir, angin kencang, hingga pohon tumbang. Lagipula, ini bukan pertama kali BMKG mengeluarkan peringatan dini.

"Dari pengalaman sebelumnya, kita belajar bagaimana penanganan para penyintas atau para korban banjir di titik-titik yang menjadi potensi atau rawan banjir, seperti di Tamalanrea, Biringkanayya, dan juga Panakkukang," katanya.

3. Personel disiagakan untuk bantu evakuasi

Warga menggunakan perahu karet saat melintasi banjir yang merendam permukiman di Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (8/12/2021). (ANTARA FOTO/Arnas Padda)
Warga menggunakan perahu karet saat melintasi banjir yang merendam permukiman di Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (8/12/2021). (ANTARA FOTO/Arnas Padda)

BPBD juga telah menyiagakan personel untuk membantu proses evakuasi saat terjadi dampak cuaca ekstrem. Personel di masing-masing carester utamanya disiagakan di Kecamatan Tamalanrea dan Manggala yang merupakan daerah rawan banjir.

"Kita siagakan dan jika kondisi eskalasinya seperti kemarin, kami langsung mendirikan tenda pos lapangan di titik-titik banjir tersebut," kata Hendra.

Penanganan bencana akan melibatkan instansi internal Pemkot seperti Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Satpol PP.  Namun jika pada kondisi tertentu eskalasi meningkat, BPBD akan melibatkan instansi TNI-Polri hingga relawan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
Ashrawi Muin
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Sulawesi Selatan

See More

WALHI: 21 Daerah Sulsel Masuk Zona Risiko Ekologis dan Ruang Sipil

06 Jun 2026, 20:33 WIBNews