Makassar, IDN Times - Asriani, warga Jalan Petta Punggawa, Kecamatan Bontoala, Makassar, yang dipukuli seorang ketua RT, ingin kasus penganiayaan terhadap dirinya diproses dengan adil. Dia ingin proses hukum bagi pelaku berjalan hingga tuntas.
Asriani mengaku belakangan ada pihak-pihak yang mendekatinya, meminta agar laporan penganiayaan di polisi dicabut.
"Saya ini dianiaya, jelas-jelas saya korban. Makanya saya tetap dalam prinsipku dan kasus terus proses, saya tidak akan cabut. Saya juga harap kepolisian cepat tangkap dan proses pelaku," kata Asriani di Makassar, Sabtu (20/5/2023).
Sebelumnya Asriani dipukuli Ketua RT berinisial AR. Penganiayaan diduga akibat korban protes usai tidak mendapatkan jatah pembagian bantuan beras dari pemerintah, Selasa
Diberitakan sebelumnya, Asrani warga Jl Petta Punggawa 5 ini dianiaya oleh oknum RT inisial Ar, Selasa (16/5/2023), setelah korban diduga protes karena tidak mendapat jatah pembagian beras dari pemerintah.
