Viral, Kopdes Merah Putih Berdiri di Kawasan TPA di Makassar

- Kopdes Merah Putih di Makassar viral setelah video menunjukkan bangunannya berdiri di kawasan TPA Antang, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala.
- Video unggahan Instagram memperlihatkan seorang warga menyoroti keberadaan Kopdes di area yang dipenuhi sampah dan menilai lokasinya tidak lazim.
- Camat Manggala Ahmad Nongko menyatakan bangunan sudah ada sebelum ia dilantik, menduga pembangunan dikoordinasikan TNI, dan enggan menilai kelayakan lokasinya.
Makassar, IDN Times – Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan setelah diketahui berdiri di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala.
Video bangunan tersebut viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @kulitintamks, Senin (3/8/2026).
1. Camat: bangunan sudah ada sebelum saya dilantik

Dalam video berdurasi 32 detik itu, seorang warga terlihat mengendarai sepeda motor sambil memperlihatkan kondisi kawasan TPA Antang. Ia kemudian mengarahkan kamera ke bangunan Kopdes Merah Putih yang dinilai berdiri di lokasi tidak lazim karena berada di kawasan yang dipenuhi sampah.
“Bagi yang belum tahu, ini namanya TPA, ya. Sampahnya kalian semua, warga Makassar. Tapi ada yang lebih mantap dari TPA itu sendiri. Ini, ada Kopdes, coy, di TPA,” ucap pria tersebut sambil memperlihatkan bangunan Kopdes Merah Putih.
2.

Sementara itu, Camat Manggala Ahmad Nongko mengaku tidak mengetahui proses pembangunan Kopdes Merah Putih di kawasan TPA Antang. Menurutnya, bangunan tersebut sudah ada sebelum dirinya dilantik sebagai camat.
“Saya kurang paham soal lokasi pembangunannya karena saat saya dilantik, bangunannya memang sudah ada,” ujar Ahmad Nongko kepada IDN Times.
3. Sebut Kopdes di bawah koordinasi TNI

Ahmad menduga proses pembangunan Kopdes Merah Putih di kawasan TPA Antang berada di bawah koordinasi Tentara Nasional Indonesia (TNI).
“Saya lihat Danramil dan jajaran yang koordinir. Lebih baik kita tanyakan ke Pak Danramil,” katanya.
Saat ditanya mengenai kelayakan dan representasi lokasi Kopdes Merah Putih bagi warga sekitar, Ahmad enggan memberikan komentar lebih jauh.
“Saya tidak bisa berkomentar soal layak atau tidaknya lokasi tersebut,” tutupnya.



















