Pembenahan TPA Tamangapa Diklaim Sudah Capai Lebih dari 90 Persen

- Pemkot Makassar mengklaim pembenahan fisik TPA Tamangapa telah melampaui 90 persen sebagai bagian transisi dari open dumping menuju sanitary landfill.
- Sejak kebijakan pemilahan sampah dari sumber berlaku 1 Agustus 2026, petugas memeriksa setiap armada sampah yang masuk ke TPA Tamangapa.
- Truk dengan sampah tercampur diminta kembali untuk memilah muatan; Pemkot juga menyoroti percepatan TPS 3R guna mengurangi sampah yang dikirim ke TPA.
Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota Makassar mengklaim pembenahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa telah mencapai lebih dari 90 persen. Perbaikan tersebut merupakan bagian dari transisi pengelolaan sampah dari sistem open dumping menuju sanitary landfill.
Kepala UPT TPA Tamangapa, Nasrun, mengatakan pembenahan fisik TPA terus berlangsung. Proses tersebut berjalan seiring dengan penerapan kebijakan pemilahan sampah dari sumber yang mulai diberlakukan sejak 1 Agustus 2026.
"Untuk pembenahan sudah di atas 90 persen," kata Nasrun kepada IDN Times, Senin (3/8/2026).
1. Pemeriksaan armada diperketat

Nasrun menjelaskan selain pembenahan TPA, pengawasan terhadap armada pengangkut sampah juga diperketat. Pemkot menugaskan petugas untuk memeriksa setiap kendaraan yang masuk ke TPA guna memastikan sampah telah dipilah dari sumber.
Menurutnya, upaya ini bertujuan memaksimalkan penerapan kebijakan pemilahan sampah di seluruh kecamatan. Karena itu, setiap armada yang masuk ke TPA diperiksa untuk memastikan sampah telah dipilah dari sumber.
"Ada yang ditugaskan di bagian penjagaan untuk pemeriksaan armada pengangkutan sampah yang masuk ke TPA dalam rangka memaksimalkan pemilahan sampah dari sumber," katanya.
2. Truk yang membawa sampah tercampur diminta kembali

Nasrun menegaskan armada yang masih membawa sampah tercampur tidak diperbolehkan membuang muatannya di TPA Tamangapa. Petugas akan meminta armada tersebut kembali terlebih dahulu untuk memilah sampah.
"Nanti kami tahan. Kami suruh pulang dulu, belum melakukan pemilahan sampah. Nanti setelah dilakukan pemilahan sampah, baru dibolehkan masuk," katanya.
3. TPA berproses menuju sanitary landfill

Nasrun menyebut TPA Tamangapa kini tidak lagi dikelola dengan sistem open dumping. Menurutnya, proses pembenahan menuju sanitary landfill terus berjalan dan telah mendekati tahap akhir.
"Sekarang kita lakukan sanitari landfill, sedang aman, mendekati 100 persen sanitary landfill," katanya.
Meski demikian, Nasrun menilai tantangan berikutnya adalah memperkuat pengelolaan sampah organik di tingkat kecamatan dan kelurahan. Menurutnya, pembangunan TPS 3R perlu dipercepat agar semakin sedikit sampah yang dikirim ke TPA.


















