FSD UNM Parangtambung Diserang OTK, Satu Orang Ditangkap

- Fakultas Seni dan Desain UNM Parangtambung di Makassar diserang kelompok orang tak dikenal pada Rabu dini hari, diduga terkait insiden sebelumnya di Fakultas Teknik.
- Polisi menangkap mahasiswa berinisial MAM yang diduga terkait kejadian dan mengamankan sepeda motor Suzuki sebagai barang bukti; tidak ada korban jiwa, tetapi pagar fakultas rusak.
- Polsek Tamalate memperketat pengamanan di sekitar kampus, berkoordinasi dengan pihak UNM, serta menyelidiki kemungkinan keterlibatan pihak lain sambil mengimbau semua pihak menahan diri.
Makassar, IDN Times - Fakultas Seni dan Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) Parangtambung di Jalan Mallengkeri Raya, Makassar, Sulawesi Selatan, diserang sekelompok orang tak dikenal (OTK) pada Rabu (23/9/2026) dini hari.
Polisi menangkap seorang mahasiswa berinisial MAM yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Suzuki sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
1. Polisi sebut tak ada korban jiwa

Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat Kapolsek Tamalate, Kompol Muhammad Idris, mengatakan penyerangan tersebut diduga merupakan rangkaian dari insiden yang terjadi sebelumnya di Fakultas Teknik (FT) UNM Parangtambung pada Selasa (22/9/2026) malam.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, pagar Fakultas Seni dilaporkan mengalami kerusakan akibat penyerangan," kata Muhammad Idris kepada awak media.
Polisi kemudian melakukan pengamanan di sekitar kawasan kampus untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan maupun bentrokan susulan.
2. Pengamanan di area kampus diperketat

Ilustrasi polisi pelaku pelecehan seksual terhadap korban pemerkosaan di kantor polisi. (IDN Times/Putra F. D. Bali Mula) Polsek Tamalate menempatkan personel di sejumlah titik di sekitar kawasan UNM Parangtambung. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak kampus dan petugas keamanan internal untuk menjaga situasi tetap kondusif.
"Kami langsung melakukan pengamanan dengan menempatkan personel di sekitar kampus untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan antar mahasiswa," ucap Idris.
Selain mengamankan seorang mahasiswa, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui keterlibatan pihak lain dalam rangkaian peristiwa tersebut.
3. Polisi minta semua pihak menahan diri

Ilustrasi polisi. (IDN Times/Putra F. D. Bali Mula) Polisi masih menyelidiki rangkaian kejadian yang terjadi di lingkungan UNM Parangtambung. Pengamanan diperketat untuk mencegah aksi susulan yang dapat memicu bentrokan antar mahasiswa maupun mengganggu aktivitas perkuliahan.
Idris mengimbau seluruh pihak menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi.
"Kami mengimbau seluruh pihak untuk tetap menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu terjadinya bentrokan kembali. Mari bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif," tuturnya.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)


![[CEK FAKTA] Viral Pamflet Ajakan Pawai LGBT di Makassar](https://image.idntimes.com/post/20260814/ilustrasi_cek-fakta2_a8733877-4830-411c-af9a-3bd587259b36.png)

















