Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kementerian PU Kerjakan 60 Sekolah Rakyat untuk Gelombang Ketiga

Kota Makassar
2 min read
Kementerian PU Kerjakan 60 Sekolah Rakyat untuk Gelombang Ketiga
Sekolah Rakyat di Jalan Pajjaiang, Makassar, Jumat (7/8/2026). IDN Times/Asrhawi Muin
  • Kementerian PU sedang membangun sekitar 60 Sekolah Rakyat gelombang ketiga, sebagai perluasan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
  • Pemerintah mengupayakan tambahan anggaran agar jumlah sekolah yang dibangun dapat meningkat dari sekitar 60 menjadi 100, sesuai kesiapan lokasi di berbagai daerah.
  • Pembangunan ditargetkan selesai pada Juni 2027; Sekolah Rakyat dirancang dengan fasilitas dan kebutuhan harian khusus bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Makassar, IDN Times - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mengerjakan pembangunan 60 Sekolah Rakyat (SR) untuk gelombang ketiga. Pemerintah menargetkan pembangunan sekolah tersebut rampung pada Juni 2027.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan puluhan Sekolah Rakyat tersebut menjadi bagian dari perluasan program pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Saat ini, pemerintah masih berfokus menyelesaikan 60 sekolah yang masuk dalam tahap pembangunan.

"Sekolah Rakyat gelombang ketiga hari ini sih baru ada sekitar 60-an (sedang dikerjakan," kata Dody saat mengunjungi Sekolah Rakyat di Sudiang, Makassar, Rabu (23/9/2026).

  1. 1. Pemerintah upayakan tambahan anggaran

    IMG_20260923_211936.jpg
    Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo diwawancarai usai meninjau Sekolah Rakyat di Sudiang, Makassar, Rabu (23/9/2026). IDN Times/Asrhawi Muin

    Dody mengatakan pihaknya masih mengupayakan tambahan anggaran agar jumlah Sekolah Rakyat gelombang ketiga dapat bertambah. Dari sekitar 60 sekolah yang kini dikerjakan, jumlahnya diharapkan bisa mencapai 100 sekolah.

    "Kita lagi mengupayakan ada tambahan dana dari Pak Presiden supaya bisa naik ke 100. Tapi ini lagi berproses semua ya sementara kita fokus di 60 dulu," katanya. 

    Menurut Dody, penambahan jumlah sekolah akan memperluas jangkauan program Sekolah Rakyat di berbagai daerah. Pembangunan juga disesuaikan dengan kesiapan masing-masing lokasi.

  2. 2. Ditargetkan rampung Juni 2027

    IMG_20251024_101510.jpg
    Para siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 26 Makassar yang berlokasi di BBPPKS, Jumat (24/10/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)

    Pembangunan Sekolah Rakyat gelombang ketiga ditargetkan selesai pada Juni 2027. Setelah pembangunan rampung, fasilitas tersebut dapat mendukung penambahan daya tampung bagi peserta didik dari keluarga prasejahtera.

    "Itu kan kita kerjakan dan targetnya selesai di Juni 2027. Pokoknya target Pak Presiden sebelum 2029, satu Sekolah Rakyat satu kabupatenya Insyaallah bisa kita capai bersama-sama," katanya. 

  3. 3. Sekolah Rakyat dirancang untuk anak dari keluarga prasejahtera

    IMG_20251023_093001.jpg
    Sejumlah siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 23 Makassar mengikuti kegiatan belajar di ruang kelas, Kamis (23/10/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)

    Dody menegaskan Sekolah Rakyat memiliki sasaran peserta didik yang berbeda dengan sekolah reguler. Program tersebut dirancang untuk anak-anak dari keluarga prasejahtera dengan dukungan fasilitas pendidikan dan kebutuhan harian yang disiapkan secara khusus.

    Menurutnya, penyediaan fasilitas di Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya memberikan kesempatan pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.  Karena itu, dia meminta keberadaan Sekolah Rakyat dilihat sesuai tujuan dan karakteristik programnya.

    "Tolong jangan dibandingkan ya Sekolah Rakyat sama SD, SMP, ini kita sedang memuliakan mereka yang di bawah kemiskinan, yang di pra sejahtera,"kata Dody.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More