Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kakek Usia 79 Tahun di Maluku Terjatuh dari Perahu saat Memancing
IDN Times/Basarnas Ambon

Ambon, IDN Times - Seorang nelayan asal Desa Tala, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, bernama Yakonias Eideul, terjatuh dari perahu saat memancing. Hingga kini, kakek berusia 79 tahun itu belum ditemukan.

Peristiwa tersebut terjadi ketika Yakonias melaut di perairan desa tersebut, Senin (12/2/20024) dini hari.

Meski begitu, Kepala Basarnas Ambon, M Arif Anwar mengungkapkan pihaknya baru mengetahui informasi bahwa Yakonias hilang pukul 11.50 WIT. Arif mengatakan, laporan diterima dari Camat Amalatu melalui Comm Centre Basarnas Ambon.

1.Tim Rescue Basarnas Ambon dikerahkan melalui jalur darat

Tim Rescue Basarnas Ambon tengah bersiap-siap menuju lokasi pencarian di Desa Tala, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku.(IDN Times/Basarnas Ambon)

“Menindaklanjuti laporan, tepat pukul 12.13 WIT, Tim Rescue Basarnas Ambon dikerahkan menuju lokasi kejadian melalui jalur darat menggunakan truk,” ungkap Anwar kepada wartawan di Ambon, Senin (12/2/2024).

Untuk mencari Yakonias, tim rescue dilengkapi Rubber Boat 1 unit, Aqua Eye 1 unit dan dilengkapi peralatan selam. Dalam pencarian ini, sebut Anwar, Basarnas juga dibantu warga yang menggunakan longboat.

“Setelah tiba di Desa Tala, langsung mencari Yakonias. Hingga kini berdasarkan laporan dari lapangan, belum juga ditemukan tanda-tanda keberadaan dari Yakonias,” ungkap Anwar.

2.Perahu milik Yakonias ditemukan nelayan mengapung

Ilustrasi perahu terbalik.(Pexels/Serhii Volyk)

Yakonias, tambah Anwar, sebelumnya pergi melaut di perairan Desa Tala pukul 04.00 WIT. Tetapi sekitar pukul 06.39 WIT, beberapa nelayan menemukan perahunya sudah mengapung tanpa ada Yakonias.

Setelah menemukan perahu korban, nelayan setempat berinisiatif melakukan pencarian. Sayangnya, dalam pencarian Yakonias tidak berhasil ditemukan.

”Nah, dalam pencarian ini kita akan fokus pada perairan tempat ditemukan perahu milik Yakonias,” ujarnya.

Lebih lanjut, Anwar mengatakan, belum bisa dipastikan bahwa dia terjatuh dari perahu akibat gelombang tinggi. Meski saat ini, gelombang di perairan desa mencapai 2 meter dengan angin Barat Laut-Utara 4–15 Knots. "Semoga dia cepat ditemukan ya," harapnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article