Makassar, IDN Times - Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Makassar dr. Wachyudi Muchsin masih meragukan efektivitas kebijakan new normal atau hidup normal baru yang direncanakan oleh Pemerintah Kota.
Wachyudi mengatakan, rencana itu belum diikuti upaya edukasi yang jelas agar masyarakat menjalankan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Dia juga ragu masyarakat akan disiplin jika pemerintah sekadar mengeluarkan aturan tanpa sanksi tegas.
"Umpamanya dilarang keluar malam atau setiap orang tidak pakai masker, didenda. Apa dendanya? Masyarakat yang taat mengikuti (aturan) apa reward-nya? Selain reward ada punishment. Ini bentuk trigger (pemantik) agar masyakat dibiasakan (dispilin)," Wachyudi kepada IDN Times, Senin, (1/6).
