Hendak Padamkan Kebakaran, Mobil Damkar Polman Terguling, 7 Petugas Luka

- Armada Damkar Polman terguling di Jalan Trans Sulawesi ketika menuju lokasi kebakaran di Desa Bumiayu.
- Tujuh personel di dalam armada terluka, dievakuasi ke RSUD Wonomulyo, dan diminta dirujuk untuk perawatan lebih lanjut.
- Mitsubishi Pajero yang diduga dihindari telah diamankan di Polsek Wonomulyo, sementara polisi melakukan pemeriksaan.
Makassar, IDN Times - Armada pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo, Sulawesi Barat, Minggu (23/8/2026).
Armada tersebut terguling saat melaju menuju lokasi kebakaran di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo. Akibat kecelakaan itu, tujuh personel Damkar mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis di RSUD Wonomulyo.
1. Armada bawa 4.000 liter air

Armada pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo, Sulawesi Barat, Minggu (23/8/2026). Dok. Istimewa Kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.00 Wita. Saat itu, armada Damkar membawa sekitar 4.000 liter air bersama tujuh personel dari Polewali menuju Wonomulyo untuk memadamkan kebakaran.
Setibanya di Desa Tumpiling, armada tersebut hendak mendahului kendaraan di depannya.
Namun, sebuah mobil Mitsubishi Pajero putih yang berada di depan tiba-tiba berbelok ke kanan.
Petugas Damkar yang berada di lokasi, M. Rehan, mengatakan sopir berusaha menghindari kendaraan tersebut agar tidak terjadi tabrakan.
"Kami mau menyalip mobil di depan, tetapi mobil Pajero tiba-tiba dia juga ikut berbelok ke kanan dan menyalip. Kami berusaha menghindari benturan dengan membanting setir ke kanan hingga akhirnya mobil terguling," ungkap Rehan.
Armada Damkar kemudian oleng dan terguling. Kondisi kendaraan yang membawa ribuan liter air diduga membuat armada sulit dikendalikan saat sopir melakukan manuver menghindari kendaraan lain.
2. Tujuh personel Damkar mengalami luka

Armada pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo, Sulawesi Barat, Minggu (23/8/2026). Dok. Istimewa Pasca-kecelakaan, tujuh personel Damkar langsung dievakuasi ke RSUD Wonomulyo untuk mendapatkan perawatan medis.
Kepala UPTD Damkar Polman, Imran, membenarkan kecelakaan tersebut. Dia menyebut seluruh personel yang berada di dalam armada mengalami luka-luka.
"Ada tujuh anggota yang terluka dan sementara mendapat perawatan di RSUD Wonomulyo," ujar Imran kepada wartawan, Minggu (23/8/2026).
Menurut Imran, kecelakaan terjadi ketika sopir berusaha menghindari kendaraan lain yang tiba-tiba berpindah jalur saat armada Damkar melaju menuju lokasi kebakaran.
"Kita mau hindari mobil di depan yang tiba-tiba melambung kendaraan lain. Akhirnya mobil oleng dan terbalik," pungkasnya.
Sementara itu, kendaraan Mitsubishi Pajero yang diduga dihindari armada Damkar telah diamankan di Polsek Wonomulyo. Polisi masih melakukan pemeriksaan terkait kecelakaan tersebut.
3. Wabup Polman jenguk korban

Personel Damkar Polewali Mandar (Polman) mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo, Sulawesi Setelah mendapat informasi kecelakaan, Wakil Bupati Polman Andi Nursami Masdar mendatangi RSUD Wonomulyo untuk melihat kondisi tujuh personel Damkar yang terluka.
Kedatangan Wabup untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis secara maksimal. Setelah melihat kondisi para personel, Andi Nursami meminta mereka dirujuk ke RSUD Hajjah Andi Depu untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
"Kami ingin memastikan seluruh personel yang terluka mendapatkan penanganan medis secara maksimal. Karena itu, saya meminta agar mereka dirujuk untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut," ujar Andi Nursami.
Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Trans Sulawesi mengalami hambatan. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kemudian melakukan pengamanan dan mengurai kemacetan hingga arus kendaraan kembali normal.



















