Gelombang Tinggi Hambat Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Selayar

Makassar, IDN Times - Tim SAR gabungan, hingga Rabu (13/3/2024) masih mencari korban kapal Dewi Jaya 2. Kapal pengangkut ikan itu terbalik di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu 9 Maret 2024.
Kepala Seksi Operasi Basarnas dan Siaga Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan, upaya pencarian korban terus berlanjut. Tim SAR gabungan mencari korban di sekitar Pulau Jampea, Rajuni dan Kayuadi.
"Rajuni ini adalah tempat penemuan korban terakhir kemarin sore. Memang dari hitungan Basarnas itu di sekitaran pulau-pulau tersebut, itu Takabonerate," kata Sultan, saat dikonfirmasi IDN Times, Rabu (13/3/2024).
1. Area pencarian diperluas

Tim SAR gabungan ini terdiri dari personel Basarnas, TNI AL hingga Syahbandar. Mereka akan terus menyisir area tersebut. Apabila belum membuahkan hasil, maka area pencarian akan diperluas.
"Itu pasti. Ini kan pergerakannya itu kita back up semua dulu Takabonerate terkhusus di Pulau Rajuni, Pulau Kayuadi dan Pulau Jinato," kata Sultan.
2. Upaya pencarian terkendala gelombang tinggi

Kondisi cuaca sempat menjadi kendala. Pasalnya, ketinggian gelombang mencapai 1-2 meter yang menyulitkan tim mencari korban.
Karena melihat kondisi cuaca ini, maka tim SAR menurunkan armada Rigid Inflatable Boat (RIB). RIB merupakan sejenis perahu karet yang mampu bertahan dari terjangan ombak.
"RIB ini mampu melakukan manuver dan penyisiran-penyisiran di tempat yang dangkal. Maka dari itu kita menggunakan itu untuk melakukan penyisiran," kata Sultan.
3. Masih ada 24 penumpang kapal dicari

Sejauh ini belum ada penambahan jumlah korban yang ditemukan. Terakhir, korban yang ditemukan selamat sebanyak 11 orang dan 2 orang meninggal dunia.
Kapal tersebut mengangkut 37 orang. Dengan demikian, masih ada 24 orang yang dicari oleh tim SAR gabungan.
"Korban selamat itu ada 11 orang dan 2 meninggal. Kami belum bisa update," kata Sultan.


















