Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[FOTO] Unjuk Rasa Desak Pj Gubernur Sulsel Cabut Izin W Super Club

[FOTO] Unjuk Rasa Desak Pj Gubernur Sulsel Cabut Izin W Super Club
Demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sulsel menuntut pencabutan izin W Super Club milik Hotman Paris Hutapea di Makassar. (IDN Times/Ashrawi Muin)
Intinya Sih
  • Ormas kedaerahan di Makassar gelar aksi unjuk rasa menolak izin W Super Club Makassar.
  • Demonstrasi berujung pada perusakan pagar besi Kantor Gubernur Sulsel dan memaksa masuk ke kawasan kantor gubernur.
  • Aliansi Suku Makassar juga menggelar aksi unjuk rasa terkait klub tersebut dengan tuntutan 'Tutup W Super Club. Jangan kasih izin'.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Makassar, IDN Times - Sekelompok orang yang berasal dari salah satu ormas kedaerahan di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), menggelar aksi unjuk rasa menolak izin W Super Club Makassar, Senin (3/6/2024), di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo.

Demonstrasi yang diawali orasi dari sejumlah orang tersebut, berujung pada perusakan pagar besi Kantor Gubernur Sulsel. Mereka memaksa masuk ke kawasan kantor gubernur yang dijaga petugas Satpol PP.

1. Ormas kedaerahan unjuk rasa menolak izin THM W Super Club di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) di Makassar

Demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sulsel menuntut pencabutan izin W Super Club milik Hotman Paris Hutapea di Makassar. (IDN Times/Ashrawi Muin)
Demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sulsel menuntut pencabutan izin W Super Club milik Hotman Paris Hutapea di Makassar. (IDN Times/Ashrawi Muin)

2. Pengunjuk rasa meminta Pj Gubernur Sulsel, Zudan Arif Fakrulloh, keluar dan menemui mereka

Demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sulsel menuntut pencabutan izin W Super Club milik Hotman Paris Hutapea di Makassar, Senin (3/6/2024). (IDN Times/Ashrawi Muin)
Demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sulsel menuntut pencabutan izin W Super Club milik Hotman Paris Hutapea di Makassar, Senin (3/6/2024). (IDN Times/Ashrawi Muin)

3. Karena tidak ditemui, mereka mendesak dan memaksa masuk ke dalam kawasan Kantor Gubernur Sulsel

Demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sulsel menuntut pencabutan izin W Super Club milik Hotman Paris Hutapea di Makassar, Senin (3/6/2024). (IDN Times/Ashrawi Muin)
Demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sulsel menuntut pencabutan izin W Super Club milik Hotman Paris Hutapea di Makassar, Senin (3/6/2024). (IDN Times/Ashrawi Muin)

4. Tak berselang lama, mereka berhasil menjebol pagar di pintu gerbang sisi barat Kantor Gubernur Sulsel. Mereka masuk dengan kendaraan pick up dan sebagian lagi berjalan kaki

Demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sulsel menuntut pencabutan izin W Super Club milik Hotman Paris Hutapea di Makassar, Senin (3/6/2024). (IDN Times/Ashrawi Muin)
Demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sulsel menuntut pencabutan izin W Super Club milik Hotman Paris Hutapea di Makassar, Senin (3/6/2024). (IDN Times/Ashrawi Muin)

5. Pantauan IDN Times di lokasi, massa memadati pelataran kantor gubernur. Mereka juga memaksa masuk ke lobi untuk menemui Pj Gubernur Sulsel

Demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sulsel menuntut pencabutan izin W Super Club milik Hotman Paris Hutapea di Makassar, Senin (3/6/2024). (IDN Times/Ashrawi Muin)
Demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sulsel menuntut pencabutan izin W Super Club milik Hotman Paris Hutapea di Makassar, Senin (3/6/2024). (IDN Times/Ashrawi Muin)

6. Kepala Badan Kesbangpol Sulsel, Ansyar dan Kepala Satpol PP Sulsel Andi Arwin Azis pun menemui mereka. Massa kemudian diterima masuk ke dalam Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulsel

Demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sulsel menuntut pencabutan izin W Super Club milik Hotman Paris Hutapea di Makassar, Senin (3/6/2024). (IDN Times/Ashrawi Muin)
Demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sulsel menuntut pencabutan izin W Super Club milik Hotman Paris Hutapea di Makassar, Senin (3/6/2024). (IDN Times/Ashrawi Muin)

Penolakan W Super Club di Makassar usai pernyataan viral pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, terus berlanjut. Kali ini, sejumlah organisasi masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Suku Makassar menggelar aksi unjuk rasa terkait klub tersebut di depan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, hari ini, Senin (3/6/2024).

Pantauan IDN Times, para demonstran berdatangan memakai pakaian khas Makassar berwarna merah lengkap dengan Passapu atau penutup kepala. Massa datang beriringan dengan membawa spanduk bertuliskan 'Jangan Nodai Tanah Leluhur Kami' dan 'Paentengi Siri'na Tau Mangkasara'.

"Tutup W Super Club. Jangan kasih izin," demikian teriakan yang bergema di tengah aksi demonstrasi itu.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Sulawesi Selatan

See More