Makassar, IDN Times - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahri Hamzah, menyebut gerakan gentengisasi dalam program Indonesia Asri tidak dimaksudkan menyeragamkan bentuk rumah di seluruh daerah. Pendekatan pembangunan permukiman tetap memperhatikan kearifan lokal yang telah berkembang di masing-masing wilayah.
Fahri menjelaskan konsep Indonesia Asri diarahkan untuk mendorong lingkungan permukiman yang aman, sehat, resik, dan indah. Salah satu gagasan yang muncul dalam konteks ini adalah mendorong kembali penggunaan genteng sebagai bagian dari karakter arsitektur rumah di Indonesia.
Namun, menurut Fahri, penerapan konsep tersebut tidak bisa dipaksakan di semua daerah. Setiap wilayah memiliki tradisi hunian yang berbeda.
"Kita harus menghormati local wisdom (kearifan lokal). Rumah di Indonesia tidak bisa diseragamkan," kata Fahri saat kunjungan kerja di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Jumat (6/3/2026).
