Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang meninggalkan sidang Hak Angket DPRD Gowa, Selasa (14/7/2026). IDN Times/Darsil Yahya
Mengawali pernyataannya, Basri Kajang menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gowa, tokoh agama, tokoh adat, serta keluarga besar Bupati Gowa.
Ia mengakui berbagai peristiwa yang menyeret namanya telah menimbulkan kekecewaan dan ketidaknyamanan di tengah publik. Basri Kajang pun meminta pintu maaf dibukakan atas kekhilafan maupun prasangka yang muncul dari dirinya.
“Lewat kesempatan ini, dari lubuk hati yang paling dalam, saya Muhammad Basri menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Gowa dan keluarga besar Ibu Bupati Gowa yang saya sangat hormati,” kata Basri Kajang.
Ia berharap masyarakat dapat memaafkan dirinya serta mendoakan agar proses hukum yang sedang berjalan dapat berlangsung dengan lancar, jujur, dan adil.
"Belakangan ini saya telah menimbulkan kegaduhan, kekecewaan dan rasa ketidaknyamanan di tengah-tengah publik. Segala hiruk-pikuk yang terjadi dan telah melukai perasaan, saya menyampaikan bahwa tidak ada ganding yang tak retak," ujarnya.