Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Diancam Dijemput Paksa Polisi, Basri Kajang Akhirnya Muncul Juga
Basri Kajang/Istimewa
  • Basri Kajang muncul melalui video setelah disebut terancam dijemput paksa oleh penyidik.
  • Ia meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Gowa dan keluarga Bupati Gowa atas kegaduhan yang terjadi.
  • Basri Kajang menyatakan siap memenuhi panggilan penyidik dan menjalani proses hukum.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah Basri Kajang perlu segera memenuhi panggilan penyidik?
Vote Now
Minggu (3/8/2026)

Basri Kajang menyampaikan video yang direkam di Kalimantan. Ia meminta maaf kepada masyarakat Gowa dan keluarga Bupati Gowa serta menyatakan siap memenuhi panggilan penyidik.

dua hingga tiga hari ke depan

Basri Kajang menyebut akan datang untuk memenuhi panggilan penyidik Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sulawesi Selatan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah Basri Kajang perlu segera memenuhi panggilan penyidik?
Vote Now
  • What?
    Basri Kajang muncul dalam video, meminta maaf, dan menyatakan siap memenuhi panggilan penyidik.
  • Who?
    Muhammad Basri alias Ombas atau Basri Kajang, masyarakat Kabupaten Gowa, keluarga Bupati Gowa, dan penyidik Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sulawesi Selatan.
  • Where?
    Video Basri Kajang direkam di Kalimantan. Panggilan pemeriksaan dilakukan penyidik Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sulawesi Selatan.
  • When?
    Video tersebut disampaikan Basri Kajang pada Minggu (3/8/2026).
  • Why?
    Basri Kajang mengaku berbagai polemik belakangan menimbulkan kegaduhan, kekecewaan, dan ketidaknyamanan di tengah masyarakat.
  • How?
    Ia menyampaikan permohonan maaf dan komitmen memenuhi panggilan penyidik melalui rekaman video.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah Basri Kajang perlu segera memenuhi panggilan penyidik?
Vote Now

Basri Kajang muncul dalam video dari Kalimantan. Ia minta maaf kepada warga Gowa dan keluarga Bupati Gowa karena ada kegaduhan. Ia juga bilang mau datang saat dipanggil penyidik. Basri Kajang berkata tidak akan lari dan siap memberi keterangan dalam proses hukum.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah Basri Kajang perlu segera memenuhi panggilan penyidik?
Vote Now

Pernyataan Basri Kajang untuk meminta maaf kepada masyarakat Gowa dan keluarga Bupati Gowa menunjukkan pengakuannya atas kegaduhan yang terjadi. Kesediaannya memenuhi panggilan penyidik, memberikan keterangan secara terbuka, serta menempuh jalur hukum menempatkan proses pemeriksaan sebagai ruang untuk mengurai fakta secara adil dan berimbang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah Basri Kajang perlu segera memenuhi panggilan penyidik?
Vote Now

Makassar, IDN Times – Setelah diancam akan dijemput paksa oleh penyidik, Muhammad Basri atau Ombas alias Basri Kajang (BK) akhirnya muncul ke publik melalui sebuah video. Dalam rekaman itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Gowa dan keluarga Bupati Gowa.

Basri Kajang juga menyatakan siap memenuhi panggilan penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Selatan.Ia berjanji akan hadir dalam waktu dekat.

1. Basri Kajang meminta maaf kepada masyarakat Gowa

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang meninggalkan sidang Hak Angket DPRD Gowa, Selasa (14/7/2026). IDN Times/Darsil Yahya

Mengawali pernyataannya, Basri Kajang menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gowa, tokoh agama, tokoh adat, serta keluarga besar Bupati Gowa.

Ia mengakui berbagai peristiwa yang menyeret namanya telah menimbulkan kekecewaan dan ketidaknyamanan di tengah publik. Basri Kajang pun meminta pintu maaf dibukakan atas kekhilafan maupun prasangka yang muncul dari dirinya.

“Lewat kesempatan ini, dari lubuk hati yang paling dalam, saya Muhammad Basri menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Gowa dan keluarga besar Ibu Bupati Gowa yang saya sangat hormati,” kata Basri Kajang.

Ia berharap masyarakat dapat memaafkan dirinya serta mendoakan agar proses hukum yang sedang berjalan dapat berlangsung dengan lancar, jujur, dan adil.

"Belakangan ini saya telah menimbulkan kegaduhan, kekecewaan dan rasa ketidaknyamanan di tengah-tengah publik. Segala hiruk-pikuk yang terjadi dan telah melukai perasaan, saya menyampaikan bahwa tidak ada ganding yang tak retak," ujarnya.

2. Janji hadir memenuhi panggilan penyidik

Adik kandung Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, Yanuar Iswandi Dandi, usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan, Jumat (24/7/2026). IDN Times/Darsil Yahya

Dalam video tersebut, Basri Kajang menegaskan siap bersikap kooperatif terhadap proses hukum yang dilakukan oleh Polda Sulsel. Ia mengaku akan memenuhi panggilan penyidik Tipidkor Ditreskrimsus dalam waktu dekat.

Basri Kajang menyebut dirinya akan datang dalam dua hingga tiga hari ke depan. Pernyataan itu disampaikan setelah sebelumnya penyidik disebut mempertimbangkan langkah penjemputan paksa karena ia belum memenuhi panggilan pemeriksaan.

“Saya menyatakan dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan dari pihak manapun, akan hadir memenuhi panggilan penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulawesi Selatan dalam jangka waktu yang tidak lama lagi, mungkin sekitar dua hingga tiga hari ke depan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan tidak akan melarikan diri maupun menghindari proses hukum. Basri Kajang mengaku siap memberikan keterangan secara terbuka dan menjalani seluruh tahapan pemeriksaan.

“Saya siap menjalani segala proses hukum dan tidak akan lari ataupun menghindar. Saya siap membuka diri memberikan keterangan yang sejelas-jelasnya, sejujur-jujurnya,” katanya.

3. Mengaku akan mencari keadilan melalui proses hukum

Bupati Gowa, Sitti Husnuah Talenrang, saat memberikan keterangan kepada awak media terkait laporan polisi terhadap dua saksi sidang hak angket DPRD Gowa, Sabtu (4/7/2026). Dok. Istimewa

Selain menyatakan siap diperiksa, Basri Kajang mengatakan akan menempuh jalur hukum untuk mencari keadilan. Ia berharap proses yang berjalan dapat mengungkap seluruh fakta secara adil dan berimbang.

“Biarlah proses hukum yang berjalan menjadi jalur resmi untuk menguji fakta, untuk mengurai segalanya secara adil dan berimbang demi terwujudnya kebenaran,” ucapnya.

Di penghujung video, Basri Kajang turut mendoakan agar Kabupaten Gowa tetap berada dalam kondisi aman, damai, dan penuh keberkahan.

“Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala senantiasa menjaga Kabupaten Gowa agar tetap dalam kondisi damai dan penuh keberkahan,” pungkasnya.

Sampaikan pilihanmu soal komitmen Basri Kajang

Apakah Basri Kajang perlu segera memenuhi panggilan penyidik?

See More
Perlu segera hadir
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Menunggu proses hukum

Editorial Team

Related Article