Makassar, IDN Times - Massa yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor sementara DPRD Sulawesi Selatan, Jalan AP Pettarani, Makassar, Kamis (10/9/2026). Selain menyuarakan sejumlah persoalan ketenagakerjaan, massa turut menyoroti kelangkaan dan antrean BBM serta ketersediaan LPG 3 kg.
Pantauan IDN Times di lokasi, massa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait kondisi pekerja sekaligus persoalan energi yang dirasakan masyarakat. Aspirasi tersebut kemudian diterima langsung Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi bersama Ketua Komisi D DPRD Sulsel Kadir Halid dan sejumlah anggota DRPD Sulsel lainnya.
Massa menilai persoalan ketenagakerjaan masih menyisakan sejumlah masalah. Di antaranya sistem kerja kontrak dan outsourcing, upah, PHK, jaminan sosial, serta pengaturan tenaga kerja asing.
Massa juga menyoroti persoalan energi yang belakangan menjadi keluhan masyarakat. Mereka meminta pemerintah memastikan ketersediaan dan distribusi BBM maupun LPG bersubsidi agar tidak menyulitkan masyarakat.
"BBM jangan sampai langka, LPG jangan sampai susah didapat. Buruh dan masyarakat membutuhkan kepastian, bukan antrean panjang dan harga yang semakin membebani," kata salah seorang orator massa.
