Gorontalo, IDN Times - Warga Kota Gorontalo mulai melakukan pembersihan sisa-sisa lumpur akibat banjir bandang Sungai Bone yang terjadi Kamis (11/6) kemarin. Luapan air merendam lima kelurahan di kawasan sekitar sungai.
“Kita sekarang ini mulai bersih-bersih barang di dalam rumah, dipindah keluar dulu karena banyak lumpur kan di dalam,” ujar Mas’ud Nurkamiden saat ditemui IDN Times menjelang sore. Ia tengah mengeluarkan beberapa barang ke badan jalan depan rumahnya, Jumat (12/6).
Mas'ud mengaku setelah mengungsikan istri dan anaknya, ia kembali berjaga-jaga sejak malam hari. Hal itu ia lakukan karena takut kehilangan barang-barang yang ada di dalam rumah.
“Kejadian tadi malam kan ada tiga orang yang ditangkap karena memanfaatkan keadaan, jadi sejak malam saya dan beberapa tetangga di kompleks sini jaga dari kejauhan,” kata Mas’ud.
Hal serupa juga diungkapkan Yudi Alibasyah. “Kalau tidak dijaga ini pasti sudah banyak yang hilang, jadi apa boleh buat, harus dijaga.”
