Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Buku Gratis di iPusnas yang Bisa Kamu Baca untuk Mengenal Makassar

4 Buku Gratis di iPusnas yang Bisa Kamu Baca untuk Mengenal Makassar
Sampul buku "Pasar Terong: Dunia Dalam Kota" (2014) terbitan Penerbit Ininnawa. (IDN Times/Achmad Hidayat Alsair)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Aplikasi iPusnas menyediakan empat buku gratis tentang Makassar yang membahas sejarah, budaya, dan kehidupan sosial kota ini dari berbagai sudut pandang.
  • Buku-buku tersebut mencakup kisah warga biasa, sejarah komunitas Tionghoa, kebijakan perdagangan maritim abad ke-19, hingga dinamika Pasar Terong sebagai pusat aktivitas ekonomi.
  • Inisiatif ini memudahkan masyarakat dan mahasiswa mengenal lebih dalam identitas serta perjalanan historis Makassar tanpa harus mencari buku fisik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Mempelajari sejarah dan dinamika sosial Kota Makassar tidak harus selalu melalui buku fisik. Melalui aplikasi perpustakaan digital iPusnas, kamu bisa mengakses berbagai literatur berkualitas mengenai Kota Daeng secara gratis.

Aplikasinya sangat cocok bagi mahasiswa atau warga biasa yang ingin mengenal lebih dalam tentang kota tempat mereka tinggal, termasuk mengetahui sisi-sisi lain yang bahkan jarang diketahui. Berikut adalah rekomendasi empat buku tentang Makassar yang bisa kamu pinjam langsung di aplikasi iPusnas.

1. Makassar di Panyingkul! Pilihan Kabar Orang Biasa 2006-2007 (2007)

Sampul buku "Makassar di Panyingkul! Pilihan Kabar Orang Biasa 2006-2007".
Sampul buku "Makassar di Panyingkul! Pilihan Kabar Orang Biasa 2006-2007" yang diterbitkan tahun 2007. (dok. Goodreads)

Ingin mencari tahu Makassar dari sudut pandang yang tidak biasa? Buku "Makassar di Panyingkul!" bisa menjadi bacaan yang mengasyikkan. Sisi humanis kehidupan masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan, termasuk sisi-sisi yang kerap luput dalam pengamatan sehari-hari, dibahas dengan ringan di sini.

Sebanyak 56 tulisan dalam buku ini sudah pernah dimuat dalam situs jurnalisme warga Panyingkul(dot)com dari 2006 hingga 2007. Yang dibahas mulai dari mitos makam di sekitar Lapangan Karebosi, para penghuni Kanal Pabaeng-baeng, riwayat juru kunci Gunung Bawakaraeng, para diaspora Bugis di Belanda, hingga kehidupan para penjual sayur keliling. Meski terbit 20 tahun lalu, mayoritas isu dalam "Makassar di Panyingkul!" masih relevan hingga sekarang.

2. Sejarah Masyarakat Tionghoa Makassar dari Abad ke-17 hingga ke-20 (2013)

Sampul buku "Sejarah Masyarakat Tionghoa Makassar dari Abad ke-17 hingga ke-20."
Sampul buku "Sejarah Masyarakat Tionghoa Makassar dari Abad ke-17 hingga ke-20" yang diterbitkan KPG tahun 2013. (dok. EFEO Publications)

Jika kamu tertarik pada sejarah komunitas Tionghoa di Makassar dan asimilasi mereka, buku "Sejarah Masyarakat Tionghoa Makassar dari Abad ke-17 hingga ke-20" terbitan KPG ini harus kamu baca. Ditulis oleh sejarawan-peneliti Yerry Wirawan, buku ini mengulas peranan penting dan heterogenitas komunitas Tionghoa dalam perekonomian, sosial, dan budaya Makassar.

Penulis membedah peran penting komunitas Tionghoa dalam berbagai sektor di Makassar selama ratusan tahun. Mulai dari ekonomi, sosial hinggga budaya. Disusun berdasarkan penelitian arsip kolonial, laporan, dan catatan historis terpercaya, buku setebal 309 halaman ini menjadi bukti bahwa komunitas Tionghoa meninggalkan jejak sejarah yang kuat di Makassar.

3. Makassar Abad XIX: Studi tentang Kebijakan Perdagangan Maritim (Cetakan kedua, 2016)

Sampul buku "Makassar Abad XIX: Studi tentang Kebijakan Perdagangan Maritim."
Sampul buku "Makassar Abad XIX: Studi tentang Kebijakan Perdagangan Maritim" yang diterbitkan KPG tahun 2016. (dok. Amazon.sg)

Selanjutnya adalah literatur penting bagi kamu yang gemar bacaan sejarah dari sudut pandang ekonomi dan politik. Buku "Makassar Abad XIX: Studi tentang Kebijakan Perdagangan Maritim" yang ditulis mendiang Edward L. Poelinggomang ini mengulas transformasi Makassar menjadi pelabuhan bebas di bawah pemerintahan Hindia-Belanda pada abad ke-19.

Di dalam buku terbitan KPG ini, kamu akan menemukan analisis mendalam untuk beragam hal yang saling terkait. Mulai dari kebijakan maritim, persaingan kerajaan di Sulsel dengan pemerintah kolonial, serta ketangguhan para pelaut dan pedagang lokal dalam menjaga kedaulatan ekonomi di kawasan timur Nusantara.

4. Pasar Terong Makassar: Dunia dalam Kota (2013)

Sampul buku "Pasar Terong Makassar: Dunia dalam Kota."
Sampul buku "Pasar Terong Makassar: Dunia dalam Kota" yang diterbitkan tahun 2013. (dok. Penerbit Ininnawa)

Siapa yang tidak kenal Pasar Terong? Ternyata, sisi lain dari pasar legendaris tersebut disajikan dalam buku "Pasar Terong Makassar: Dunia dalam Kota." Ditulis oleh para anggota lembaga nirlaba Active Society Institute (AcSI), buku berisi 12 tulisan ini menyajikan narasi tentang dinamika yang kompleks di dalam salah satu titik terpenting kota Makassar tersebut.

Kamu bisa mengenal lebih jauh Pasar Terong dalam buku terbitan Penerbit Ininnawa ini. Mulai dari sejarah asal-usulnya, perkembangannya di masa Orde Baru, suka-duka para pedagang yang menjajakan jualan di sana, hingga keluhan mereka atas kian menjamurnya bisnis ritel.

Nah, itu tadi empat buku tentang Kota Makassar yang bisa kamu pinjam dan baca secara cuma-cuma di aplikasi iPusnas. Langsung ke aplikasinya, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More