Ratusan Polisi Kawal Rencana Aksi Peringatan Amarah di UMI

- Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar aksi memperingati April Makassar Berdarah pada Jumat, 24 April 2026 di depan Kampus UMI, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.
- Masyarakat diimbau menghindari ruas Jalan Urip Sumoharjo karena potensi kemacetan, dengan rekomendasi jalur alternatif seperti Jl Abdullah Daeng Sirua dan Tol Reformasi.
- Sebanyak 464 personel gabungan Polrestabes dan Samapta Polda Sulsel dikerahkan untuk menjaga ketertiban serta memastikan keamanan selama aksi berlangsung.
Makassar, IDN Times - Aksi unjuk rasa mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) dalam rangka memperingati April Makassar Berdarah (Amarah) dijadwalkan berlangsung pada Jumat (24/4/2026) Aksi tersebut rencananya akan digelar mulai pukul 13.30 Wita, dengan titik konsentrasi di depan Kampus UMI, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.
Amarah merujuk pada peristiwa 24 April 1996, saat aksi demonstrasi mahasiswa berujung bentrok dengan aparat bersenjata, menyebabkan tiga mahasiswa UMI tewas serta puluhan lainnya luka-luka dan ditangkap.
Untuk peringatan Amarah hari ini, mahasiswa diperkirakan akan memadati ruas jalan di depan kampus UMI, sehingga masyarakat diimbau untuk menghindari jalur tersebut guna mencegah kemacetan panjang. Pengendara disarankan menggunakan jalur alternatif lain di sekitar lokasi aksi.
Adapun jalur alternatif yang disarankan yaitu di Jalan Abdullah Daeng Sirua tembus ke Jalan Perintis Kemerdekaan pertigaan Tello. Untuk yang dari Jl Urip Sumoharjo menuju Jl AP. Pettarani masuk ke jalan Abdullah Daeng Sirua atu jalan Professor Abdurrahman Basalamah.
Selain itu, akses jalan untuk roda empat sebaiknya ke jalur Tol Reformasi. Untuk pengendara motor diarahkan ke Jalan Rappokalling, tembus samping tol.
Untuk mengawal rencana aksi ini, pihak kepolisian menyiapkan ratusan personel. Polisi disiagakan agar tetap berlangsung tertib dan aman.
"Sebanyak 464 personel gabungan diturunkan gabungan dari Polrestabes dan Samapta Polda Sulsel dalam pengamanan aksi tersebut,” ujar Kepala Seksi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Wahiduddin kepada IDN Times, Jumat.
Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi tetap berjalan lancar.
Pada peringatan Amarah tahun ini, mahasiswa akan menyuarakan sejumlah tuntutan. Antara lain menolak keberadaan dan aktivitas aparat dalam lingkup kampus.


















