Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

BPOM Teliti Dugaan Kandungan Minyak Babi pada Wadah MBG

Ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis (MBG)  (IDN Times/Rangga Erfizal)
Ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) (IDN Times/Rangga Erfizal)
Intinya sih...
  • BPOM melakukan uji DNA untuk memastikan kandungan minyak babi dalam wadah MBG
  • Hasil uji sampel akan diumumkan secara terbuka untuk memastikan transparansi kepada masyarakat
  • BPOM tetap mengawasi program MBG dan bekerja sama dengan Istana untuk menangani isu tersebut
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menggelar pemeriksaan laboratorium terhadap wadah Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga mengandung minyak babi. Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, menegaskan uji sampel membutuhkan waktu untuk memastikan hasilnya.

"Sekarang sedang proses kan di laboratorium yang ambil sampelnya dan sebagainya. Itu kan butuh waktu untuk memastikan," kata Taruna usai menghadiri Rakernas Ikatan Apoteker Indonesia di Hotel Claro Makassar, Kamis (28/8/2025).

1. Libatkan uji DNA

ilustrasi laboratorium (unsplash.com/ Julia Koblitz)
ilustrasi laboratorium (unsplash.com/ Julia Koblitz)

Taruna menjelaskan pemeriksaan dijalankan secara menyeluruh, termasuk memastikan apakah ada unsur minyak babi dalam wadah tersebut. Dia menyebut BPOM telah memeriksa tiga lokasi pembuatan produk MBG, sesuai penugasan dari Istana.

"Ada dua metode yang kita bisa lakukan. Kalau itu cuma dioles kita cukup swab. Terus kita menggunakan metode DNA yang kita sudah memiliki untuk mengetes DNA-nya mengandung babi atau tidak. Iya kan? Dengan tes," jelasnya.

Taruna menyebut persoalan juga bisa muncul bila produk terkait wadah atau tempayan yang digunakan. Dia mengatakan BPOM bekerja sama dengan Komite Standar di Kementerian Perindustrian untuk menelusuri kandungan logam, sementara lembaganya siap melacak sesuai mandat yang telah ditetapkan.

2. BPOM pastikan hasil uji sampel akan diumumkan secara terbuka

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar diwawancarai di sela Rakernas dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Apoteker Indonesia di Hotel Claro, Makassar, Rabu (27/8/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar diwawancarai di sela Rakernas dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Apoteker Indonesia di Hotel Claro, Makassar, Rabu (27/8/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)

Taruna menekankan transparansi menjadi pegangan utama dalam proses pengujian. Dia memastikan hasil pemeriksaan BPOM akan diumumkan secara terbuka agar masyarakat mendapatkan kepastian.

"Nah sekarang pertanyaannya apakah produk itu ada dalam negeri tidak. Itu yang jelas sudah viral. Kita ingin memastikan bahwa kalau misalnya itu positif, maka BPOM akan umumkan positif. Kalau tidak, kita juga objektif, katakan tidak. Itu saja," kata Taruna.

3. BPOM tetap awasi program MBG

Ilustrasi makan bergizi gratis. (IDN Times/Erik Alfian)
Ilustrasi makan bergizi gratis. (IDN Times/Erik Alfian)

Isu mengenai dugaan nampan MBG yang mengandung minyak babi mencuat di Semarang. Temuan minyak babi ini diduga terdapat pada wadah stainless MBG. Hal ini pun menjadi perhatian masyarakat. 

Secara umum, Taruna menyampaikan koordinasi dengan Istana sudah terjalin terkait persoalan wadah produk MBG. Dia mengatakan Istana menunjuk BPOM sebagai sektor utama yang bertanggung jawab mengawasi proses pembuatannya.

"Hubungannya dengan MBG, ini sangat penting untuk bangsa kita, karena kenapa kalau kita mau melihat bangsa kita maju, bukan hanya persoalan ekonominya, tapi dia sangat ditunjukkan oleh kesehatannya dan persoalan gizi sangat penting," katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us