Makassar, IDN Times - Dugaan keracunan yang dialami siswa SMPN 1 Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian terhadap aspek keamanan pangan dalam program tersebut. Penyebabnya masih dalam penyelidikan, termasuk melalui pemeriksaan sampel makanan.
Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar, Yosef Dwi Irwan, mengatakan keamanan pangan dalam program MBG) tidak cukup hanya mengandalkan proses pengolahan di dapur penyedia. Pengawasan harus diterapkan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir, mulai dari bahan baku hingga makanan dikonsumsi siswa.
"Keamanan pangan tidak bisa hanya dibangun pada satu titik atau tahapan, namun harus utuh dari hulu sampai hilir," kata Yosef melalui WhatsApp, Sabtu (5/9/2026).
