Pemeriksaan kesehatan hewan kurban Iduladha oleh Balai Karantina Sulawesi Selatan, Minggu (24/5/2026)/Dok. Badan Karantina Indonesia
Pengawasan yang dilakukan tidak sekadar melihat kondisi fisik hewan. Setiap ekor ternak yang akan dikirim wajib melewati serangkaian pemeriksaan berlapis.
"Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari administrasi hingga kondisi fisik hewan. Kami juga melakukan pengujian laboratorium untuk mendeteksi secara dini kemungkinan adanya penyakit tertentu sehingga pengiriman ternak tetap aman dan sesuai ketentuan," kata Sitti Chadidjah.
Salah satu pengujian yang diterapkan adalah Rose Bengal Test (RBT), metode deteksi brucellosis pada ternak, yang dilakukan melalui pengambilan sampel darah. Pengawasan juga melibatkan KSOP Parepare, Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara, dan personel TNI Angkatan Laut.