Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Banjir, 168 Kotak Suara Pemilu di Gedung Logistik KPU Selayar Rusak
Ratusan kotak suara Pemilu 2024 di gedung logistik KPU Selayar rusak terendam banjir, Rabu (10/1/2024)/Istimewa

Makassar, IDN Times - Sebanyak 168 kotak suara di gudang penyimpanan logistik KPU Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan rusak usai tergenang banjir, Sabtu (6/1/2024).

Ketua KPU Selayar Andi Dewantara yang dikonfirmasi wartawan, pada Rabu (10/1/2024), mengonfirmasi peristiwa itu. Kata Andi, gudang logistik tersebut berada di Jalan Jend. Ahmad Yani.

"Iya, kotak suara yang rusak ada 168 buah, tapi sudah dilanjutkan. Jadi keadaan banjir ini hujan satu jam saja, tapi itu keras atau deras sekali," ungkap Andi Dewantara.

1. Sekjen KPU RI langsung terbang ke Selayar

Ratusan kotak suara Pemilu 2024 di gedung logistik KPU Selayar rusak terendam banjir, Rabu (10/1/2024)/Istimewa

Dari insiden itu lanjut Andi, pihak KPU RI langsung datang ke Selayar untuk pantau langsung logistik yang masih tersedia.

"Sekjen KPU RI juga sudah ada di Selayar, di sini sekitar 1 jam mungkin di Selayar. Dia lihat kondisi dan apa masalahnya. ternyata kan syarat-syarat SOP pengelolaan gudang sudah terpenuhi semua, tapi memang ini kan akibat kondisi alam," terang Andi.

2. Semua logistik KPU Selayar dipidahkan

Ratusan kotak suara Pemilu 2024 di gedung logistik KPU Selayar rusak terendam banjir, Rabu (10/1/2024)/Istimewa

Saat ini kata Andi, semua logistik Pemilu 2024 seperti kotak dan surat suara yang masih bisa diselamatkan sudah dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

"Sudah dipinndahkan, ya tidak ada opsi lain."

Andi mengatakan, gedung pengganti untuk menyimpan logistik Pemilu 2024 saat ini berada di gedung PGRI milik Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.

"(Termasuk) di Hayyung gudang logistik itu juga, jadi ada dua gudang sudah dipakai. Ada di kantor dan di Hayyung. Nah kan di Hayyung dipakai untuk pengepakan, sortir surat suara. Semua orang kumpul di situ, sehingga tidak bisa disusun kotak suara. Jadi kami tidak bisa ke sana," lanjutnya.

3. Ketua KPU sebut banjir seperti air bah, tiba-tiba muncul dari bawah

ilustrasi banjir (unsplash.com/Jonathan Ford)

Andi menyebutkan, air tiba-tiba muncul dan menggenangi gedung penyimpanan logistik KPU Selayar. Kejadian ini, menurut Andi, tidak pernah terjadi sebelumnya apalagi di sekitar gedung terdapat sumur resapan. Yang jadi masalah, tambahnya, drainase di depan kantor KPU Selayar tersumbat.

"Nah begitu, akhirnya masuk ke gudang. Itu tingginya air 20 sentimeter, lebih malah. Jadi itu ketinggian air kurang lebih 30 cm. Yang mengherankan saya lagi, karena ada air dari bawah gudang, padahal itu gudang sebagian ditegel. Tiba-tiba ada semburan air, kayak sumur di bawah," tambahnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article