Sejumlah barang bukti diamankan aparat saat menduduki markas KKB di Yahukimo, Papua Pegunungan. (IDN Times/Istimewa)
Meski demikian, Faizal mengungkapkan bahwa anggota KKB Elkius Kobak berhasil lolos dari sergapan tersebut.
"KKB kelompok Elkius Kobak yang berada di Kali Ei dan Kali Brasa Yahukimo berhasil lolos dari sergapan kami. Saat ini, kedua markas telah kami duduki dan hancurkan," tuturnya.
Di samping itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2023, AKBP Dr Bayu Suseno, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah barang butki yang berhasil disita dari kedua markas KKB tersebut.
"Sejumlah barang bukti yg berhasil kami sita antara lain Solarsel 4 unit; mesin Genset 6 unit; sejumlah senjata tajam berupa parang, panah, dan jubi; 2 buah HT/cas ht; 2 unit senapan angin; dan 1 stel pakaian loreng khas KKB," papar Bayu.
"Selain itu, terdapat juga barang bukti berupa suntikan dan beberapa botol ampul serta sejumlah obat-obatan yang diduga hasil merampas dari tenaga kesehatan di Puskesmas Amuma Yahukimo yang beberapa waktu lalu dianiaya KKB saat sedang bertugas di sana," imbuhnya.
Bayu menjelaskan bahwa pihaknya tidak dapat membawa seluruh barang bukti lantaran kondisi lokasi markas yang tidak memungkinkan.
"Pertimbangan posisi markas berada diantara 2 ketinggian sehingga tidak memungkinkan untuk membawa seluruh barang bukti, maka sebagian barang bukti langsung kami musnahkan di TKP," terang Bayu.