Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Anugrah Manggabarani, Pengusaha Muda Sulsel dengan Seabrek Inovasi

Anugrah Manggabarani, Pengusaha Muda Sulsel dengan Seabrek Inovasi
Andi Anugrah Manggabarani, pengusaha muda di Sulawesi Selatan (Sulsel). Dok. IDN Times/Istimewa

Makassar, IDN Times - Menjalankan sebuah bisnis harus dibarengi dengan sikap optimis. Begitulah yang disampaikan Andi Anugrah Manggabarani, pengusaha muda asal Makassar, Sulawesi Selatan.

Usianya masih sangat muda, baru 21 tahun. Namun dia sudah memimpin sejumlah perusahaan di berbagai sektor. Sebut saja Koperasi Saudagar Utama Sulawesi dan PT BPR Syariah Investama Mega Bakti di sektor keuangan. Lalu ada PT Saudagar Property di sektor properti. 

Ada juga PT Saudagar Motor (Showroom New & Used Car), Dealer Tata Motors, Bengkel Smile AutoService di sektor otomotif. Aerotel Smile di sektor perhotelan. Higar Gym & Spa dan Gaia Clinic di sektor healthy lifestyle, serta Astro Coffee Shop di sektor food and beverage.

Untuk mengenal lebih jauh seperti apa sosoknya, simak wawancara khusus IDN Times bersama Andi Anugrah Manggabarani pada akhir Agustus 2021.

1. Bisnisnya bergerak di bidang apa saja?

IDN Times/Mercendes-Benz
IDN Times/Mercendes-Benz

Grup kita ini ada di bidang properti, finance, dan koperasi. Ada bidang kecantikan, kebugaran. Ada juga otomotif. Ada aset manajemen, hotel.

2. Bagaimana proses membangun bisnis ini dari awal?

foto ilustrasi (unsplash.com/sctgrhm)
foto ilustrasi (unsplash.com/sctgrhm)

Bukan membangun sih tapi lebih tepatnya menjalankan, meneruskan dan membesarkan. Jadi seperti yang kita ketahui, ketika saya masuk ada perbedaan generasi dari generasi pertama dan generasi kedua, dalam hal ini saya.

Banyak sekali hal-hal sebenarnya yang harus saya perbaiki, baik dari sisi manajemen, dari sisi operasional, cashflow, masih banyak yang harus diperbaiki. 

Tentu saja juga perpindahan generasi seperti itu, perusahaan ini tidak bisa langsung berubah. Harus beradaptasi dan itu masih berlangsung sampai sekarang.

Terjadi culutural shock antara kita direksi dan saya generasi kedua dan para karyawan yang sudah bertahun-tahun bekerja di sini. Yang sudah berada di comfort zone mereka, tiba-tiba saya masuk memberikan cara-cara yang baru.

Mereka syok dan masih berusaha beradaptasi sampai saat ini. Hal itu yang saya masih perjuangkan sampai sekarang.

Ini tentu saja menjadi tantangan, apalagi orang-orang berekspektasi bahwa saya membawa nama Manggabarani. Jadi harus berhasil. 

3. Di luar cultural shock itu, tantangan apa lagi yang harus dihadapi dalam menjalankan bisnis?

Ilustrasi pertumbuhan investasi.
Ilustrasi pertumbuhan investasi.

Bisa kita lihat juga banyaknya investor nasional yang masuk ke Indonesia Timur. Di situ kita harus bagaimana caranya bisa bertarung bersama mengikuti standar mereka. 

Menurut saya itu salah satu kesulitan yang harus kita hadapi. Karena juga kalau di sisi perhotelan bagaimana caranya kita bisa memberikan servis yang konsisten.

4. Bagaimana Anda mengimbangi investasi-investasi yang masuk?

Ilustrasi Investasi (idntimes.com)
Ilustrasi Investasi (idntimes.com)

Kalau dari sektor properti, kita harus mengikuti konsep-konsepnya mereka. Karena kita bisa melihat yang di Jakarta misalnya, konsep yang sangat luar biasa.

Konsepnya sudah bertaraf internasional. Rumah-rumahnya, fasilitas, dan harga yang sangat kompetitif. Dari situlah kita harus melihat dan beradaptasi terhadap itu. 

5. Menjadi CEO di usia semuda ini, apa kiat-kiat khusus bagi Anda?

default-image.png
Default Image IDN

Kalau saya sih harus optimis, harus berinovasi, baik di sisi manajemen maupun operasional, harus terus belajar, harus jujur. Jujur terhadap banyak hal, baik itu dalam sisi uang, maupun dalam sisi skill.

Kalau tidak tahu apa-apa, harus bertanya. Yang paling penting harus punya hobi, baik itu olahraga, mau minum-minum, merokok. Harus ada pelampiasan stres.

Saya personally, setiap hari pasti olahraga. Setidaknya 2 - 3 jam. Di situ saya setidaknya tidak memikirkan mengenai pekerjaan. Saya memikirkan tentang teman, diri sendiri. Semacam me time.

Pulang kerja me time yang tidak menggangu pekerjaan. Walaupun kalau mengganggu, biasanya orang yang datang ke saya. Biasa kan ada yang minta tanda tangan. Saya olahraga biasa jam 4 atau 5, tergantung olahraganya apa.

Harus ada me time, karena kalau kerja terus bisa stres. Setidaknya kumpul sama teman.  

6. Pandemik sangat berdampak ke sektor ekonomi, apakah ini berpengaruh juga terhadap bisnis yang Anda jalankan?

Warga melintas di area Pantai Losari saat matahari terbenam di Makassar, Sulawesi Selatan. (ANTARA FOTO/Arnas Padda)
Warga melintas di area Pantai Losari saat matahari terbenam di Makassar, Sulawesi Selatan. (ANTARA FOTO/Arnas Padda)

Tentu saja. Karena untuk saat ini kan bisnis yang lagi naik daun adalah bisnis kesehatan, sedangkan kita kan belum ada di situ. Usaha mobil, apalagi perhotelan tentu saja menurun penjualannya.

Strateginya kalau saya sih tetap saja di-pending perkembangan bisnis ini, bukan disetop. Jangan berhenti untuk berpikir mengenai pengembangan dan lain-lain.

Bulan ini, ada investasi buka showroom baru lagi. Artinya apa, kita tidak takut atas pandemik ini. Kita harus mau hidup. Ada pandemik maupun tidak ada pandemik, ekonomi akan kembali pulih. Jadi, kita harus tetap berinvestasi dan harus tetap optimis. 

7. Di usia yang sangat muda, Anda sudah mencapai kesuksesan. Seperti apa sih rencana ke depannya?

Andi Anugrah Manggabarani. Dok. IDN Times/Istimewa
Andi Anugrah Manggabarani. Dok. IDN Times/Istimewa

Menjadi orang terkaya di Indonesia, setidaknya menjadi pengusaha muda yang dipandang di nasional, bukan cuma di Makassar. 

8. Menurut Anda, bagaimana persaingan bisnis di Makassar?

ilustrasi investasi (IDN Times/Arief Rahmat)
ilustrasi investasi (IDN Times/Arief Rahmat)

Pasti ada kompetisi. Di mana ada opportunity, pasti orang lain juga ingin masuk. Apalagi Indonesia Timur ini menjadi titik investasinya pengusaha-pengusaha di Jawa. Tentu saja kompetisi akan terus bertambah dan kita harus bisa bersanding bersama pengusaha nasional di marketplace.

9. Anda merupakan putra dari politisi Andi Idris Manggabarani, apakah ada niat juga untuk terjun ke politik?

Idris Manggabarani. IDN Times/Istimewa
Idris Manggabarani. IDN Times/Istimewa

Untuk saat ini belum. Biarkan kakak saya saja. Karena kakak saya kan sudah menjadi politisi termasuk dengan masuk kader Gerindra. Beliau saja dulu, saya belum mau.

10. Jika ada hal yang ingin Anda perbaiki dalam kehidupan, apa itu?

Ilustrasi bekerja. unsplash/Simon Abrams
Ilustrasi bekerja. unsplash/Simon Abrams

Harus mau lebih produktif. Lebih mengurangi spend time yang tidak berguna. 

11. Bagaimana Anda melihat potensi pengusaha muda di Sulawesi Selatan?

Aktivitas bongkar muat peti kemas di Makassar New Port, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (11/7/2019). (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)
Aktivitas bongkar muat peti kemas di Makassar New Port, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (11/7/2019). (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)

Kalau melihat dari komunitas HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda) dan lainnya, saya melihat semakin banyak anggotanya. Berarti semakin banyak pengusaha muda yang ingin masuk dan bersosialisasi bersama pengusaha muda. Menurut saya itu bagus.

12. Apa tips untuk anak muda milenial dan Gen Z yang ingin berbisnis?

Andi Anugrah Manggabarani, pengusaha muda di Sulawesi Selatan (Sulsel). Dok. IDN Times/Istimewa
Andi Anugrah Manggabarani, pengusaha muda di Sulawesi Selatan (Sulsel). Dok. IDN Times/Istimewa

Harus selalu melihat opportunity dan jangan biarkan terlalu lama dipikirkan. Just do it. Karena kalau dia tidak melakukan, akan ada orang lain yang ambil duluan.

Banyak yang seperti itu. Banyak ide yang dipikirkan dari 5 tahun lalu, tapi karena saya masih sekolah dan belum bekerja, orang lain sudah bikin duluan.

13. Sebagai generasi kedua dalam keluarga Andi Idris Manggabarani, hal apa saja yang ingin dicapai?

Andi Anugrah Manggabarani bersama keluarga. Dok. IDN Times/Istimewa
Andi Anugrah Manggabarani bersama keluarga. Dok. IDN Times/Istimewa

Saya ingin memperbesar perusahaan ini. Lebih bisa dipandang di sisi nasional. 

14. Di dunia bisnis, siapa sih sosok yang menjadi role model atau inspirasi bagi Anda?

Steve Jobs (Flickr/Matt Buchanan)
Steve Jobs (Flickr/Matt Buchanan)

Steve Jobs karena beliau itu seorang motivator. Pada zamannya, dia berpikir selalu out the box, membuat iMac dan lainnya, selalu menbuat breakthrough di pasar teknologi. Itu menurut saya sangat luar biasa mempunyai kreativitas seperti itu.

15. Anda terjun ke bisnis, apakah memang karena keinginan sendiri atau karena merasa harus melanjutkan bisnis keluarga?

Pexels/Lucas
Pexels/Lucas

Sebenarnya pasti saya terjun ke bisnis. Tapi di ekspektasi saya tidak sekarang. Di umur saya sekarang menurut saya terlalu cepat. Tapi saya melihat lagi orang tua saya, maka saya harus segera membantu. 

Teman-teman seumuran saya semua masih ada yang lanjut S2. Usia saya 21, kalau di Indonesia itu belum lulus kuliah. 

Saya dari SMP sekolah di Makassar International School. Jadi, saya memang di-prepare untuk bagaimana caranya ke luar negeri. Waktu SMA, saya langsung dikirim ke Meulborne, sendiri tanpa diantar.

16. Ada gak mimpi untuk membentuk suatu kawasan perumahan dengan konsep impian Anda?

Ilustrasi homestay atau penginapan (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi homestay atau penginapan (IDN Times/Arief Rahmat)

Tentu saja, saya orang yang tinggal di Meulborne melihat konsep-konsep rumah yang sangat luar biasa. Kalau saya diberikan kesempatan untuk membangun kawasan, saya sudah tahu apa yang saya inginkan.

Tapi sebenarnya yang saya inginkan membuat rumah sakit dan sekolah. Saya mau sekali supaya orang Makassar lahir sampai mati di perusahaan kita. Mau lahir di rumah sakit kita, sakit di rumah sakit kita, dan meninggal pun dimakamkan di lahan kita. Saya mau seperti itu dan insyaallah akan tercapai.

Itu dia pertanyaan-pertanyaan singkat mengenai sosok dan rencana bisnis Andi Anugrah Manggabarani. Pemuda yang kini memegang tanggung jawab besar menjalankan perusahaan besar di Sulawesi Selatan. Sukses terus, ya!

Share
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
Ashrawi Muin
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Nasib Proyek Sampah Jadi Listrik Menggantung, Investor Minta Kepastian

08 Apr 2026, 15:51 WIBNews