Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Akan Dibeton 40 Sentimeter, Intip Progres Pengerjaan Jalan Aroepala
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman saat meninjau proyek rehabilitasi Jalan Aroepala di poros Makassar-Gowa. (Dok. Humas Pemprov Sulsel)
  • Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman meninjau progres proyek MYP Infrastruktur Jalan Paket 1 senilai Rp430 miliar yang mencakup 14 ruas jalan di Makassar, Gowa, Sinjai, dan Bulukumba.
  • Pekerjaan drainase di Jalan Hertasning menggunakan beton precast U-Ditch dan betonisasi Jalan Aroepala ditingkatkan hingga 40 sentimeter untuk memperkuat konstruksi serta mengurangi potensi genangan.
  • Andi Sudirman meminta maaf atas gangguan mobilitas warga selama pengerjaan dan menegaskan proyek ini bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meninjau langsung progres pelaksanaan Program Multi Years Project (MYP) Infrastruktur Jalan Paket 1 senilai Rp430 miliar. Proyek tersebut mencakup 14 ruas jalan di Kota Makassar serta Kabupaten Gowa, Sinjai, dan Bulukumba.

Peninjauan dilakukan beberapa hari lalu di sejumlah titik pekerjaan, mulai dari ruas Jalan Hertasning-Jalan Aroepala di Kota Makassar, Jalan HM Yasin Limpo atau Poros Pattallassang, hingga ruas Burung-Burung-Bili-Bili di Kabupaten Gowa. Dalam kunjungan itu, Andi Sudirman memastikan pekerjaan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

1. Drainase Hertasning dan betonisasi Aroepala mulai dikerjakan

Pekerjaan pemasangan U-Ditch di ruas Jalan Aroepala, Makassar, Selasa (5/5/2026). (Dok. Pemprov Sulsel)

Salah satu fokus pekerjaan yang ditinjau yakni peningkatan sistem drainase di Jalan Hertasning. Pemerintah Provinsi Sulsel saat ini melakukan pemasangan gorong-gorong menggunakan beton pracetak atau precast jenis U-Ditch untuk memperbesar kapasitas saluran air.

Menurut Andi Sudirman, langkah tersebut dilakukan agar saluran drainase mampu mengurangi potensi genangan yang selama ini kerap terjadi di kawasan tersebut.

"Pekerjaan gorong-gorong di Jalan Hertasning saat ini menggunakan beton precast U-Ditch untuk memperlebar penampang aliran air sehingga kapasitas saluran drainase dapat meningkat dan mampu mengurangi potensi genangan," kata Andi Sudirman, Kamis (11/6/2026).

Selain drainase, pekerjaan betonisasi juga mulai dilakukan pada ruas Jalan Aroepala. Tahap awal yang dikerjakan berupa fondasi dasar setebal sekitar 10 sentimeter sebelum konstruksi jalan ditingkatkan secara bertahap.

"Nantinya ruas Jalan Aroepala akan ditambah lapisan beton hingga sekitar 40 sentimeter. Dengan konstruksi yang lebih kuat, jalan ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan ketahanan yang lebih baik bagi pengguna jalan," jelasnya.

2. Gubernur minta maaf atas gangguan mobilitas warga

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman. (IDN Times/Istimewa)

Andi Sudirman mengakui proses pengerjaan proyek infrastruktur tersebut berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Sebagian besar ruas yang diperbaiki merupakan jalur dengan volume kendaraan harian yang tinggi sehingga berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas.

Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan, atas ketidaknyamanan selama proses pekerjaan berlangsung.

"Ruas-ruas ini merupakan jalur dengan lalu lintas harian yang sangat tinggi, sehingga pengerjaannya membutuhkan proses yang maksimal dan dilakukan secara bertahap demi menghasilkan kualitas konstruksi yang baik," tuturnya.

Ia berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut karena pembangunan membutuhkan waktu agar menghasilkan kualitas konstruksi yang baik dan tahan lama.

3. Infrastruktur ditargetkan tingkatkan konektivitas dan ekonomi

Kondisi Jl Hertasning Makassar, Minggu (29/3/2026). Dok. Humas Pemprov Sulsel

Andi Sudirman menegaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur yang berkualitas melalui berbagai program strategis, termasuk MYP Infrastruktur Jalan Paket 1.

Menurutnya, infrastruktur yang memadai akan meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Pembangunan infrastruktur yang baik akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat dan perekonomian. Karena itu, kami terus mengawal seluruh program strategis agar selesai tepat waktu dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Sulawesi Selatan," pungkasnya.

Program MYP Infrastruktur Jalan Paket 1 menjadi salah satu proyek strategis Pemprov Sulsel pada 2026. Dengan nilai anggaran mencapai Rp430 miliar dan mencakup 14 ruas jalan, proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas jaringan jalan sekaligus mendukung mobilitas masyarakat di sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Editorial Team

Related Article