Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ada Perbaikan, Jalur Maros-Bone Dibuka Tutup saat Mudik Lebaran

Ada Perbaikan, Jalur Maros-Bone Dibuka Tutup saat Mudik Lebaran
Ilustrasi perbaikan jalan (ANTARA FOTO)
Share Article

Makassar, IDN Times - Sistem buka tutup akan diberlakukan di jalur jalan nasional Maros-Bone, Sulawesi Selatan, pada masa mudik lebaran tahun ini. Sebab di jalur itu, khususnya di daerah Camba, Maros, sedang ada pengerjaan perbaikan jalan.

Belakangan ini pengerjaan jalan kerap menimbulkan kemacetan parah di jalur Camba. Belum lagi, jumlah pemudik tahun ini diprediksi meningkat signifikan sebesar 46 persen. Itu alasan rekayasa lalu lintas harus diterapkan di sana.

"Jadi dalam waktu dekat ada pos terpadu. Kemudian, ada buka tutup untuk memudahkan evakuasi kalau terjadi kemacetan di poros itu," kata Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Muhammad Arafah, Jumat (7/4/2023).

1. Jalur alternatif cukup jauh

Jalan layang di ruas poros Maros-Bone, Sulawesi Selatan. (Dok. Kementerian PUPR)
Jalan layang di ruas poros Maros-Bone, Sulawesi Selatan. (Dok. Kementerian PUPR)

Jalur Camba menghubungkan Kabupaten Maros dengan Kabupaten Bone. Jalur ini jadi penghubung lintas provinsi dari Sulsel menuju Sulawesi Tenggara. Jalur ini kerap mengalami kemacetan panjang saat musim mudik. 

Jalur alternatif kemungkinan menjadi pilihan. Hanya saja, menurut Arafah, jalurnya cukup jauh dibandingkan jika menempuh jalur Camba.

2. Sistem buka tutup disesuaikan dengan volume pemudik

Ilustasi. (ANTARA FOTO/Muhamad Ibnu Chazar).
Ilustasi. (ANTARA FOTO/Muhamad Ibnu Chazar).

Kepala Sub Direktorat Keamanan dan Keselamatan Direktorat Lalu Lintas Polda Sulsel AKBP Dewiana mengatakan sistem buka tutup jalur akan disesuaikan volume kendaraan. Di waktu pemudik sepi, jalur akan ditutup untuk melanjutkan pengerjaan jalan.

Namun pada H-10 hingga H+10, jalur tersebut akan dibuka secara penuh untuk pemudik. Dengan demikian, pengerjaan jalan dihentikan sementara.

"Kami melihat perkembangan di lapangan nanti. Kalaupun memang harus ada perubahan pasti nanti ada sosialisasi lebih lanjut," kata Dewiana.

3. Jalur Maros-Bone kerap macet parah

Ilustrasi kemacetan (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi kemacetan (IDN Times/Mardya Shakti)

Meski pengerjaan jalan dihentikan saat H-10, namun kemacetan belum bisa dipastikan akan berkurang 100 persen. Hanya saja, penerapan sistem buka tutup itu menjadi salah satu upaya menekan kemacetan.

"Karena tanpa ada pekerjaan proyek itu saja, Maros-Bone itu sudah macet," katanya.

Dia pun mendukung perbaikan dan pelebaran jalan di jalur tersebut. Jika jalan semakin lebar maka diharapkan akan mengurangi kemacetan.

"Itu akan dilebarkan lagi. Otomatis kan nanti kalau ini sudah selesai proyeknya, masyarakat juga yang akan menikmati. Akan lebih leluasa untuk melewati akses tersebut," kata Dewiana.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ashrawi Muin
Aan Pranata
Ashrawi Muin
EditorAshrawi Muin

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Racikan Bumbu Coto Makassar dan Konro Laris Manis di Momen Idul Adha

28 Mei 2026, 22:59 WIBNews