Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3,6 Juta Pelanggan PLN di Sulselrabar Dapat Diskon 50%, Ini Caranya
Ilustrasi petugas PLN sedang melayani pelanggan rumah tangga. (Dok. Istimewa)

Makassar, IDN Times - Sebanyak 3.690.431 pelanggan PLN di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar) akan mendapatkan diskon pembayaran listrik setengah harga atau 50%. Stimulus yang disiapkan pemerintah itu akan berlaku pada dua bulan pertama tahun 2025, yaitu Januari dan Februari.

“Ini kebijakan dari pemerintah, maka PLN tentunya sebagai penyedia listrik diberi tugas untuk memberikan diskon listrik bagi pelanggan rumah tangga dengan daya 2.200 VA ke bawah,” kata General Manager PLN UID Sulselrabar Budiono dikutip dari Antara, Kamis (2/1/2025).

1. Cara mendapatkan diskon pembayaran listrik PLN

General Manager PLN UID Sulselrabar, Budiono memimpin apel siaga kelistrikan di kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggam (UP3) Makassar Selatan pada Senin (16/12). (Dok. Istimewa)

Diskon 50 persen bagi pelanggan pascabayar akan otomatis dinikmati saat pelanggan membayar tagihan listrik periode Januari dan Februari. Sedangkan bagi pelanggan prabayar, diskon ini didapat ketika pelanggan melakukan pembelian token listrik pada periode yang sama.

Budiono menjelaskan, pelanggan pascabayar akan menikmati diskon 50 persen di bulan Februari, setelah digunakan pada Januari 2025. Begitu pula di bulan Februari, mereka akan mendapatkan diskon 50 persen jika membayar listrik di bulan Maret.

“Tidak perlu ribet, semuanya langsung dipotong 50 persen, termasuk pelanggan prabayar. Kalau biasanya beli token listrik isinya Rp 100 ribu, cukup Rp 50 ribu saja, karena otomatis. Tidak harus melalui PLN Mobile,” jelasnya.

2. Pelanggan daya 900 VA paling banyak dapatkan diskon

ilustrasi mengisi meteran listrik (dok. PLN)

PLN UID Sulselrabar merinci, total pelanggan yang mendapat diskon pembayaran listrik sebesar 50 persen pada masing-masing daya, yakni daya 450 VA sebanyak 568.997 pelanggan, daya 900 VA sebanyak 787.832 pelanggan. Berikutnya, daya R.1M 900 VA sebanyak sebanyak 1.476.911 pelanggan, daya 1.300 VA sebanyak 652.942 pelanggan dan daya 2.200 VA 209.749 pelanggan.

Sebelumnya, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan PLN mendukung penuh kebijakan stimulus perekonomian pemerintah dan memastikan mekanisme pembagian diskon listrik berjalan tepat sasaran dan tanpa melalui proses registrasi.

“Kami siap all out mendukung penerapan kebijakan ini. Dengan sistem layanan pelanggan di PLN yang sudah digital, kami memberikan kemudahan bagi pelanggan sehingga tidak perlu registrasi yang ribet,” kata Darmawan.

3. Diskon pembelian token listrik berlaku sepanjang bulan

Ilustrasi petugas PLN saat memeriksa instalasi kWh meter milik pelanggan. (IDN Times/Istimewa)

PLN memastikan paket stimulus ekonomi berupa potongan tarif listrik 50% bagi pelanggan daya 2.200 Volt Ampere (VA) ke bawah sudah dapat dinikmati sejak 1 Januari 2025. Sesuai penetapan Pemerintah, program ini akan diberlakukan hingga Februari 2025, untuk itu pelanggan PLN, khususnya prabayar yang ingin melakukan pembelian token listrik tidak perlu terburu buru karena diskon masih akan berlaku sepanjang bulan.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menerangkan bahwa potongan tarif listrik 50% dapat dinikmati secara otomatis dan tanpa mekanisme yang berbelit bagi mereka yang tergolong daya tersebut.

”Kami menginformasikan bahwa paket stimulus ekonomi berupa potongan tarif listrik 50% bagi pelanggan PLN daya 2.200 VA ke bawah sudah bisa dinikmati mulai 1 Januari 2025. Kami juga memastikan dengan sistem layanan pelanggan yang sudah terdigitalisasi, pelanggan dapat dengan mudah untuk menikmati program ini tanpa perlu ada proses registrasi maupun mekanisme berbelit,” jelas Darmawan.

Sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM Nomor 348.K/TL.01/MEM.L/2024 tentang Pemberian Diskon Biaya Listrik Untuk Konsumen Rumah Tangga PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), pemberian diskon 50% diberikan kepada pelanggan rumah tangga PT PLN (Persero) daya 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA yang berlaku selama dua bulan yaitu Januari dan Februari 2025.

Pada pelaksanaannya, untuk pelanggan pascabayar potongan tarif 50% berlaku otomatis ketika pelanggan melakukan pembayaran tagihan listrik untuk pemakaian periode Januari dan periode Februari 2025. Sementara bagi pelanggan prabayar cukup membeli setengah (50%) dari biasanya untuk mendapatkan energi (kWh) yang sama di manapun.

"Untuk pelanggan pascabayar, nominal tagihan bulanan akan secara otomatis dikurangi 50% pada saat bayar listrik. Sedangkan untuk pelanggan prabayar, potongan 50% akan langsung didapatkan saat pelanggan membeli token listrik, baik itu di PLN Mobile, di ritel-ritel, di agen, dan di manapun," ucap Darmawan.

Editorial Team