Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
2.557 Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng, Tim SAR Siaga
Ribuan pendaki Gunung Bawakaraeng di Gowa hendak merayakan HUT ke-81 RI di puncak gunung, Minggu (16/8/2026). Dok. Basarnas Makassar
  • Sebanyak 2.557 pendaki terdata mendaki Gunung Bawakaraeng untuk rangkaian pengibaran bendera Merah Putih memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.
  • Pendaki memasuki empat jalur, dengan jumlah terbanyak melalui Bulu Balea sebanyak 1.195 orang.
  • Basarnas Makassar menyiagakan 211 personel hingga 18 Agustus 2026, sementara belum ada pendaki yang dilaporkan mengalami kondisi darurat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
15 hingga 18 Agustus 2026

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar menggelar Siaga Khusus Merah Putih untuk mengantisipasi kondisi darurat selama aktivitas pendakian.

Sabtu (15/8) malam

Tim gabungan mulai bergerak menuju titik penempatan.

Minggu pagi pukul 07.00 Wita

Pemantauan terhadap pergerakan pendaki menuju puncak dilakukan.

Minggu (16/8/2026)

Sebanyak 2.557 pendaki telah terdata melakukan pendakian ke Gunung Bawakaraeng.

hingga 18 Agustus 2026

Personel SAR gabungan tetap disiagakan di sejumlah titik untuk pemantauan dan respons cepat jika dibutuhkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sebanyak 2.557 pendaki mendaki Gunung Bawakaraeng untuk mengikuti rangkaian pengibaran bendera Merah Putih memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.
  • Who?
    2.557 pendaki, Basarnas Makassar, 211 personel dari berbagai unsur SAR, dan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar.
  • Where?
    Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, termasuk jalur Lembanna, Bulu Balea, Tassoso, Kanreapia, Lembah Ramma, dan kawasan puncak.
  • When?
    Siaga Khusus Merah Putih berlangsung mulai 15 hingga 18 Agustus 2026. Data 2.557 pendaki tercatat hingga Minggu (16/8/2026).
  • Why?
    Siaga khusus digelar untuk mengantisipasi kondisi darurat selama aktivitas pendakian dan memastikan pendaki dapat menjalankan kegiatan dengan aman.
  • How?
    Basarnas Makassar menempatkan tim di sejumlah titik, memantau pergerakan pendaki menuju puncak, serta menyiapkan respons cepat jika dibutuhkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ada 2.557 orang naik Gunung Bawakaraeng untuk mengibarkan bendera Merah Putih saat HUT ke-81 Republik Indonesia. Mereka lewat empat jalan. Basarnas Makassar mengirim 211 orang SAR untuk berjaga. Sampai sekarang, belum ada pendaki yang sakit atau perlu ditolong. Tim SAR tetap berjaga sampai 18 Agustus 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penempatan personel SAR di sejumlah titik dari jalur pendakian hingga kawasan puncak memberi dukungan keselamatan bagi para pendaki. Pemantauan pergerakan pendaki yang dilakukan sejak pagi, ditambah imbauan memperhatikan kondisi fisik dan cuaca, menjaga kegiatan pengibaran bendera berlangsung dalam situasi yang dilaporkan aman.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Sebanyak 2.557 pendaki tercatat melakukan pendakian ke Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, untuk mengikuti rangkaian pengibaran bendera Merah Putih dalam memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.

Hingga Minggu (16/8/2026) sebanyak 2.557 pendaki telah terdata. Mereka terdiri dari 94 orang melalui jalur Lembanna, 1.195 orang melalui Bulu Balea, 872 orang melalui Tassoso, dan 396 orang melalui Kanreapia.

1. Ribuan pendaki tersebar di empat jalur

Ribuan pendaki Gunung Bawakaraeng di Gowa hendak merayakan HUT ke-81 RI di puncak gunung, Minggu (16/8/2026). Dok. Basarnas Makassar

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan personel disiagakan di sejumlah titik strategis sepanjang jalur pendakian hingga kawasan puncak.

“Fokus kami adalah memastikan seluruh pendaki dapat menjalankan kegiatan dengan aman. Apabila terjadi kondisi darurat, tim dapat segera memberikan pertolongan,” ujar Arif dalam keterangan tertulisnya.

2. Sebanyak 211 personel SAR diterjunkan

Ribuan pendaki Gunung Bawakaraeng di Gowa hendak merayakan HUT ke-81 RI di puncak gunung, Minggu (16/8/2026). Dok. Basarnas Makassar

Untuk mengantisipasi kondisi darurat, Basarnas Makassar menempatkan tim di sejumlah titik, di antaranya Posko Lembanna, Posko Aju Bulu Balea, Pos 5, Pos 7, Pos 8 jalur Lembanna, kawasan puncak Gunung Bawakaraeng, Lembah Ramma, hingga jalur Tassoso.

Sebanyak 211 personel dari berbagai unsur SAR turut dilibatkan dalam Siaga Khusus Merah Putih tersebut. Tim gabungan mulai bergerak menuju titik penempatan pada Sabtu (15/8) malam. Pemantauan terhadap pergerakan pendaki menuju puncak kemudian dilakukan sejak Minggu pagi pukul 07.00 Wita.

3. Belum ada pendaki dilaporkan mengalami trouble

Ribuan pendaki Gunung Bawakaraeng di Gowa hendak merayakan HUT ke-81 RI di puncak gunung, Minggu (16/8/2026). Dok. Basarnas Makassar

Arif menuturkan, hingga laporan siaga khusus hari kedua diterbitkan, belum ada pendaki yang dilaporkan mengalami kondisi darurat, baik sakit, meninggal dunia maupun membutuhkan pertolongan SAR.

Meski demikian Arif mengimbau para pendaki tetap memperhatikan kondisi fisik dan cuaca selama berada di kawasan Gunung Bawakaraeng.

“Sampai saat ini situasi masih aman dan belum ada laporan pendaki yang mengalami trouble. Meski demikian, kami mengimbau seluruh pendaki tetap berhati-hati, membawa perlengkapan yang sesuai, serta mengikuti arahan petugas dan relawan di lapangan,” katanya.

Kondisi cuaca di kawasan Gunung Bawakaraeng saat pemantauan dilaporkan cerah. Meski begitu, pendaki diminta tetap mewaspadai perubahan cuaca dan tidak memaksakan diri jika mengalami kelelahan atau gangguan kesehatan.

“Semangat memperingati kemerdekaan harus tetap dibarengi dengan kesadaran keselamatan. Jangan sampai euforia pendakian membuat kita mengabaikan kondisi diri sendiri maupun lingkungan,” tutur Arif.

Siaga Khusus Merah Putih akan berlangsung hingga 18 Agustus 2026. Selama periode tersebut, personel SAR gabungan tetap disiagakan di sejumlah titik untuk melakukan pemantauan dan memberikan respons cepat jika dibutuhkan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article