Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
10 WNI dari Sudan Telah Tiba di Sulsel, Langsung Pulang ke Daerahnya
Warga Sulsel yang datang dari Sudan tiba di rumah jabatan Gubernur Sulsel, Minggu (30/4/2023). IDN Times/Asrhawi Muin

Makassar, IDN Times - Ratusan warga negara Indonesia (WNI) kembali dievakuasi dari Sudan akibat konflik bersenjata. Sebanyak 10 orang di antaranya merupakan warga asal Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pun membantu memulangkan WNI ini ke daerah asal masing-masing. Sebelum dipulangkan, WNI asal Sulsel ini ditempatkan di asrama BPSDM Makassar.

"Tadi datang 10 orang, besok lagi 12 orang. Kita sudah fasilitasi hari ini, sudah ada pulang di daerahnya. Sekarang masih ada yang nginap di BPSDM 7 orang, besok baru ada penjemputnya datang," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel, Muhammad Firda, Selasa (2/5/2023).

1. Masih menunggu kedatangan WNI lainnya

Sejumlah WNI dari Sudan tiba di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Jumat (28/4/2023). (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)

Pada Minggu 30 Mei 2023 lalu, ada 16 orang yang dipulangkan ke Sulawesi Selatan. Namun warga yang tiba di rumah jabatan Gubernur Sulsel hanya 11 orang, sedangkan 5 orang lainnya pulang secara mandiri. 

Untuk gelombang kedua yang tiba hari ini, Selasa (2/5/2023), mereka berjumlah 10 orang. Kemudian pada gelombang ketiga 10 orang dan gelombang keempat 2 orang yang direncanakan akan tiba besok, Rabu 3 Mei 2023.

"Besok juga kloter 3 ada 10 tambah kloter 4 ada 2. Jadi besok 12 orang," kata Firda.

2. Para WNI dalam kondisi sehat

Sejumlah petugas melakukan pemeriksaan kesehatan WNI dari Sudan setibanya di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Jumat (28/4/2023). (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)

Firda mengatakan para WNI tersebut tiba di Tanah Air dalam kondisi baik-baik saja. Untuk itu, mereka tak diberi lagi layanan trauma healing dan langsung dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing.

"Mereka langsung pulang ke daerahnya masing-masing karena sudah rindu sama keluarganya. Alhamdulillah Mereka semua datang dalam kondisi sehat. Jadi, tidak ada masalah," kata Firda.

3. Kisah WNI yang setiap hari dengar suara bom

ANTARA FOTO/REUTERS/Mohamed Nureldin Abdallah

Saat ini, pertempuran masih memuncak antara militer Sudan dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF). Kedua belah pihak berebut lokasi vital di kawasan ibu kota, Khartoum. Mereka memperebutkan kekuasaan di bawah kepemimpinan militer.

Ahmad Hidayah, salah satu WNI yang telah pulang ke Sulsel, sempat menceritakan pengalamannya selama bertahan di Sudan. Di sana, mendengarkan suara letusan bom dan seolah telah menjadi makanan sehari-hari.

"Setiap hari kita dengar bom dan letupan senjata. Asrama kami sekarang itu sudah jadi markas RSF," ucap Ahmad.

Editorial Team

Related Article