Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kisah Warga Sulsel Terjebak di Sudan: Setiap Hari Dengar Bom

Kisah Warga Sulsel Terjebak di Sudan: Setiap Hari Dengar Bom
Warga Sulsel yang datang dari Sudan tiba di rumah jabatan Gubernur Sulsel, Minggu (30/4/2023). IDN Times/Asrhawi Muin
Share Article

Makassar, IDN Times - Sebanyak 11 warga Sulawesi Selatan dievakuasi dari Sudan yang dilanda konflik. Mereka tiba di rumah jabatan Gubernur Sulsel di Makassar, Minggu (30/4/2023).

Salah satunya adalah Ahmad Hidayah, mahasiswa asal Makassar yang menempuh studi di International University of Afrika. Ketika di Makassar, dia merasa sangat lega. Dia tak bisa membayangkan bagaimana nasibnya jika terus-menerus terjebak di Sudan.

"Setiap hari kita dengar bom dan letupan senjata. Asrama kami sekarang itu sudah jadi markas RSF," ucap Ahmad, Minggu.

1. Ceritakan pengalaman dicegat sampai tiga kali

Warga Sulsel yang datang dari Sudan tiba di rumah jabatan Gubernur Sulsel, Minggu (30/4/2023). IDN Times/Asrhawi Muin
Warga Sulsel yang datang dari Sudan tiba di rumah jabatan Gubernur Sulsel, Minggu (30/4/2023). IDN Times/Asrhawi Muin

Di Sudan, pertempuran memuncak antara militer dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF) pada April 2023. Kedua belah pihak berebut lokasi vital di kawasan ibu kota, Khartoum. Mereka memperebutkan kekuasaan di bawah kepemimpinan militer.

Ahmad bersyukur sudah telah tiba di Tanah Air dengan selamat. Dia pun mengapresiasi upaya pemerintah Indonesia yang mengevakuasi seluruh WNI dengan cepat. Pasalnya selama di sana, dia nyaris terus merasakan suasana mencekam.

"Kami dicegat sampai tiga kali. Mereka masuk bis, ucapkan salam dan todongkan senjata. Mereka bertanya, apa semuanya orang asing? Kalau orang asing, langsung disuruh jalan," kata Ahmad.

2. Sudah ada 16 warga Sulsel yang pulang

Warga Sulsel yang datang dari Sudan tiba di rumah jabatan Gubernur Sulsel, Minggu (30/4/2023). IDN Times/Asrhawi Muin
Warga Sulsel yang datang dari Sudan tiba di rumah jabatan Gubernur Sulsel, Minggu (30/4/2023). IDN Times/Asrhawi Muin

Untuk kloter pertama, ada 16 orang yang dipulangkan ke Sulawesi Selatan. Namun warga yang tiba di rumah jabatan hanya 11 orang, sedangkan 5 orang lainnya pulang secara mandiri. 

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyebutkan bahwa masih ada 11 orang warga lainnya yang sedang dalam proses pemulangan.

"Menurut informasi bahwa semua asal Sulsel secara bertahap dalam kendali dan keluar dari wilayah, dalam kondisi aman," kata Sudirman.

Sudirman menyatakan pihaknya selalu menunggu informasi dari Kementerian Luar Negeri. Sebagai informasi awal, semua warga sudah ada di Jeddah, Arab Saudi. 

"Mudah-mudahan dalam waktu singkat nanti tahap berikutnya sudah ada datanya. Tentu untuk data yang pasti dari Kemenlu, kita tunggu sebagai lembaga resmi yang bertanggung jawab untuk urusan luar negeri," katanya.

3. Warga diberi trauma healing

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman. IDN Times/Asrhawi Muin
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman. IDN Times/Asrhawi Muin

Untuk warga yang telah dipulangkan ini, Sudirman belum membeberkan rencana lebih lanjut. Untuk saat ini, mereka akan dibiarkan tenang dan trauma healing terlebih dahulu. 

"Kita harus berikan dulu karena mereka kan pernah berada di daerah konflik balik ya tentu ada sedikit trauma. Sebelum kita rencanakan apa yang lagi terutama yang masih sekolah, kemudian yang kerja," kata Sudirman. 

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ashrawi Muin
Aan Pranata
Ashrawi Muin
EditorAshrawi Muin

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku Penganiayaan Selebgram di Makassar

27 Jun 2026, 14:25 WIBNews