Comscore Tracker

Beragam Doa Buka Puasa Berdasarkan Hadis dan Artinya

Doa mana yang biasa kamu lafalkan?

Umat Muslim di berbagai belahan dunia menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1442 Hijriah. Selama satu bulan penuh, seorang Muslim diwajibkan berpuasa dari terbit hingga tenggelamnya matahari.

Salah satu adab berpuasa adalah menyegerakan buka puasa. Saat membatalkan puasa, kita juga dianjurkan berdoa.

Berikut ini sejumlah doa berbuka puasa, seperti dikutip dari penjelasan Ustadz M. Ali Zainal Abidin di laman NU Online.

Baca Juga: Hal-hal yang Membatalkan Puasa, Bagaimana dengan Menangis?

1. Menurut HR Abu Daud

Beragam Doa Buka Puasa Berdasarkan Hadis dan ArtinyaIlustrasi berdoa (IDN Times/Sukma Shakti)

Terkait lafal doa berbuka puasa, ada beberapa versi yang dijelaskan dalam beberapa hadits. Di antaranya hadis yang diriwayatkan Abu Dawud dari sahabat Rasullah SAW, Mu’adz bin Zuhrah:

كَانَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ : اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

“Rasulullah ketika Berbuka, beliau berdoa: ‘Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka,” (HR. Abu Daud).

Sedangkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Sahabat Abdullah bin ‘Umar, Rasulullah melafalkan doa sebagaimana berikut:

كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم، إِذَا أَفْطَرَ قَالَ : ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

“Rasulullah ketika berbuka, Beliau berdoa: ‘Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaallah,” (HR. Abu Daud).

2. Doa berbuka berdasarkan penggabungan hadis

Beragam Doa Buka Puasa Berdasarkan Hadis dan ArtinyaFreepik.com

Menurut kitab Fath al-Mu’in, doa berbuka puasa yang baik adalah membaca doa sesuai dengan lafal doa dalam hadits riwayat sahabat Mu’adz bin Zuhrah di atas.

Sedangkan lafal doa dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar ditambahkan ketika seseorang berbuka dengan menggunakan air. Sebab nyaris tidak ada orang berbuka puasa tanpa makanan dan minuman, kecuali sangat terdesak. Sehingga. Sehingga, bacaan yang sering kita dapati adalah penggabungan doa dari hadits tersebut:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمأُ وابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأجْرُ إِنْ شاءَ اللَّهُ تَعالى

Artinya:

“Ya Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezekimulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaaallah.”

3. Doa yang paling sering dilafalkan oleh masyarakat

Beragam Doa Buka Puasa Berdasarkan Hadis dan ArtinyaPixabay/mohammedhasan

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Ejaan Latin : Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.

Artinya : "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang."

Doa berbuka ini yang lazim dilafalkan oleh masyarakat umum. Doa ini sendiri berasal dari hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.

Itu tadi beberapa doa yang dilafalkan ketika berbuka puasa. Tidak perlu membeda-bedakan mana yang paling sahih, karena semua berdasarkan hadis. Kita sepatutnya meneladani ulama terdahulu yang bijak mengatasi perbedaan riwayat, yakni menggabungkannya tanpa mengecilkan salah satu riwayat.

Baca Juga: 3 Amalan di Bulan Ramadan yang Bisa Menggugurkan Dosa

Topic:

  • Ach. Hidayat Alsair
  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya