Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Polisi Selidiki Penyebab Kapal Nelayan Meledak di Pelabuhan Paotere

IMG-20260203-WA0065.jpg
Olah TKPdilakukan tim INAFIS Polres Pelabuhan Makassar bersama Ditpolairud Polda Sulsel, Selasa (3/2/2026). (Dok.Polres Pelabuhan Makassar).
Intinya sih...
  • Polisi kumpulkan barang bukti dan minta keterangan saksi terkait ledakan kapal nelayan di Pelabuhan Paotere, Makassar.
  • Detik-detik diduga kapal meledak akibat kilatan cahaya dari mesin, menyebabkan sembilan korban luka-luka dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.
  • Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan tersebut dan mengimbau para nelayan agar lebih berhati-hati dalam mengoperasikan mesin kapal.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Aparat kepolisian tengah menyelidiki sumber dan penyebab ledakan yang memicu kebakaran pada sebuah kapal nelayan di Pelabuhan Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan. Insiden tersebut terjadi saat kapal hendak bersandar, Selasa (3/2/2026).

Kapal yang terbakar diketahui bernama KM Risnawati Indah. Polisi telah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari awak kapal dan saksi di sekitar pelabuhan guna memastikan penyebab pasti ledakan dan kebakaran.

1. Polisi kumpulkan barang bukti

IMG-20260203-WA0063.jpg
Olah TKPdilakukan tim INAFIS Polres Pelabuhan Makassar bersama Ditpolairud Polda Sulsel, Selasa (3/2/2026). (Dok.Polres Pelabuhan Makassar).

Kepala Sub Seksi Penerangan Masyarakat Polres Pelabuhan Makassar, Aipda Adil, mengatakan pihaknya telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim INAFIS Polres Pelabuhan Makassar menggandeng petugas Direktorat Polairud Polda Sulsel.

“Petugas sudah turun ke lokasi untuk mengamankan TKP, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari para saksi,” ujar Adil, Rabu (4/1/2026).

Adil menyebut KM Risnawati Indah dinakhodai oleh Culli Dg Ewa dengan total sembilan orang anak buah kapal (ABK). Saat kejadian, kapal tersebut tengah dalam perjalanan memasuki kawasan Pelabuhan Paotere untuk membongkar hasil tangkapan ikan.

2. Detik-detik kapal meledak

IMG-20260203-WA0024.jpg
Kapan nelayan meledak dan terbakar saat sandar di Pelabuhan Paotere, Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, (3/2/2026) (Dok. Basarnas Makassar).

Dari keterangan awal, insiden bermula ketika salah satu ABK bernama Sija alias Bayong menyalakan mesin kapal yang berfungsi sebagai penerangan. Tak lama kemudian, muncul kilatan cahaya dari bagian depan kapal yang dengan cepat merambat ke area mesin.

“Beberapa detik setelah kilatan itu muncul, terjadi ledakan. Awak kapal langsung berhamburan dan melompat ke laut untuk menyelamatkan diri,” kata Adil.

Hingga kini, polisi belum dapat memastikan penyebab pasti ledakan tersebut. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan apakah insiden ini dipicu oleh gangguan mesin, bahan bakar, atau faktor lainnya.

3. Sembilan korban luka-luka

IMG-20260203-WA0026.jpg
Basarnas evakuasi korban kapal nelayan yang meledak dan terbakar saat sandar di Pelabuhan Paotere, Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, (3/2/2026) (Dok. Basarnas Makassar).

Akibat kejadian itu, nahkoda kapal dan sejumlah ABK mengalami luka dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis.

Dg Ewa (juragan kapal) mengalami luka-luka, Dg Lantik mengalami patah kaki kiri, Aldi mengalami luka di bagian wajah, Dg Ngitung mengalami luka di wajah. Rahmat (buruh angkut) mengalami luka di kaki kiri Dg Rani mengalami luka di wajah dan pergelangan tangan kanan Putra mengalami luka bakar di bagian punggung, Dg Tangga mengalami luka di lengan kiri dan kaki kanan. Sementara, Sija alias Bayong tidak mengalami luka fisik, namun tetap menjalani perawatan intensif akibat syok pascakejadian.

Polisi mengimbau para nelayan dan pengguna jasa pelabuhan agar lebih berhati-hati dalam mengoperasikan mesin kapal, terutama saat berada di area sandar. “Kami minta masyarakat menunggu hasil penyelidikan resmi dan tidak berspekulasi terkait penyebab ledakan,” tutup Adil.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Pemkot Makassar Perluas Lahan TPA Antang untuk Proyek PSEL

06 Feb 2026, 13:27 WIBNews