Comscore Tracker

5 Referensi Film yang Mengangkat Budaya Bugis

Dari tema komedi, biografi, sampai budaya #IDNTimesHype

Industri perfilman di Tanah Air terus berkembang. Begitu pun dengan sineas lokal yang tidak mau ketinggalan dengan animo penonton film.

Sebagian sineas menyasar target penonton yang lebih spesifik dengan menghadirkan film dengan budaya lokal. Salah satu budaya lokal yang sering diangkat dalam sebuah film nasional adalah budaya masyarakat Bugis-Makassar.

Tidak hanya tayang terbatas, ada beberapa film lokal bertema budaya Bugis-Makassar yang berhasil tayang secara nasional dan berhasil merebut perhatian penonton. Berikut lima daftarnya.

Baca Juga: [Wansus] Aditya Ahmad: Film Independen Lebih Dihargai di Luar

1. Uang Panai (2016)

https://www.youtube.com/embed/RAd7bex5hK8

Film yang tayang pada tahun 2016 ini menjadi salah satu film bertama budaya lokal yang membuka jalan bagi film loka lainnya. Cerita yang dihadirkan mewakili banyak pasangan muda-mudi bugis, yakni tentang budaya uang hantaran pernikahan yang harus disiapkan laki-laki untuk menikah. Tidak hanya itu, film ini juga dikemas dengan komedi dari dua komedian asal Makasar, Tumming dan Abu.

Ikram Noer yang berperan sebaga Anca, diceritakan telah kembali dari masa perkuliahannya dan tak sengaja bertemu dengan mantan kekasihnya Risna (Nur Fadillah). Dari situlah kedekatan keduanya kembali terjalin. Namun tak disangka ternyata orang tua Risna berniat menjodohkannya dengan anak sahabatnya bernama Farhan (Cahya Ary Nagara) yang juga merupakan sahabat kecil Risna.

Risna yang kurang setuju akhirnya menceritakan ini kepada Anca, dirinya juga meminta Anca untuk segera melamarnya, namun Anca yang saat itu belum mendapat pekerjaan sedikit ragu karna memikiran uang penai atau mahar. Drama keduanya berlanjut, hingga Anca harus bekerja keras demi mengumpulkan mahar yang diminta keluarga Risna, sebanyak Rp100 juta.

2. Tarung Sarung (2020)

https://www.youtube.com/embed/AgaXQPJCRjA

Salah satu film dengan budaya Bugis bergenre aksi drama dan petualangan berjudul Tarung Sarung berhasil merebut hati penonton platfrom Netflix. Film ini tayang perdana pada 31 Desember 2020.

Film yang bercerita mengenai seorang pria berdarah Bugis, Deni Ruso yang harus mengubah kebiasaan buruknya, sering mengeroyok orang, karena merasa bisa melakukan apapun dengan uang dan fasilitas dari ibunya. Pada suatu kejadian, dia mendapat hukuman dari ibunya untuk mengurus salah satu bisnis keluarga yang ada di kampung halamannya, Makassar. Sempat menolak, namun akhirnya Deni menerima hukuman dan tantangan ibunya.

Disinilah mental Deni diuji. Setelah bertemu dengan sosok gadis lokal yang membuatnya penasaran, namun telah ditaksir oleh salah satu jagoan tarung sarung bernama Sanrego. Deni yang awalnya pengecut, kemudian termotivasi untuk jadi seorang yang bertanggung jawab berkat gadis bernama Tenri, hingga menjadi juara tarung sarung nasional.

Meski terkesan masih memiliki kekurangan pada akting pemaingya, namun film ini memberikan edukasi, bahwa seorang laki-laki harus bisa bertanggung jawab dan bisa bersifat kesatria.

3. Ambo Nai Supir Andalan (2022)

https://www.youtube.com/embed/8j7JdlVh_Jw

Untuk penikmat film komedi, film ini bisa jadi rekomendasi. Bahkan bisa buat ditonton bersama keluarga atau teman. Terinsipirasi dari suksesnya serial Ambo Nai Anak Jalanan yang sudah tayang di Youtube sejak beberapa tahun lalu, membuat rumah produksi Timur Pictures memproduksinya dalam bentuk film layar lebar bersama 786 production.

Cerita film tetap berpusat pada Ambo Nai (Syaiful M) dan sahabatnya Malla ( Fendi Pradana) yang merupakan seorang pemuda desa yang sedang mengalami kesulitan ekonomi. Hingga pada suatu saat Malla memberikan kabar baik kepada sahabatnya Ambo Nai, bahwa ada lowongan kerja menjadi supir pengantar ikan.

Istrinya yang saat itu hamil tua, membuat Ambo Nai begitu bersemangat untuk mendapatkan pekerjaan itu. Namun di sinilah masalahnya. Sopir pengantar ikan lain bernama Bos Pirang merasa tersaingi dengan kehadiran dua sahabat ini, hingga memunculkan konflik, serta intrik.

Meski terlihat simpel, namun cerita film ini penuh makna dan tentunya banyak unsur komedi di dalamnya.

4. Athirah (2016)

https://www.youtube.com/embed/LxSTFElo3iI

Film satu ini mungkin bisa jadi motivasi untuk perempuan atau orang yang sedang mangalami tekanan hidup yang berat. Pasalnya film yang tayang secara nasional pada 2016 lalu ini diangkat dari kisah nyata perempuan bugis bernama Athirah, mendiang ibu mantan wakil presiden RI Jusuf Kalla. Yang membuat menariknya lagi film ini sedikit menyinggung kisah asmara sang mantan presiden dengan sang istri Mufidah Kalla saat masih muda dulu.

Film Biografi ini juga dikenal berjudul Emma di dunia internasioal. Cut Mini yang memerankan Athirah bahkan berhasil menyabet piala FFI 2016 sebagai pemeran utama wanita terbaik.

Film ini menceritakan bagaimana saat itu perempuan Bugis yang telah menikah hanya bisa berperan sebagai ibu rumah tangga karna budaya dan kebiasaan nenek moyang. Namun karena ada berbagai konflik dalam keluarga membuat Athirah harus keluar dari zona nyamannya untuk membesarkan anak-anaknya yang saat itu masih kecil, hingga menjadikan anaknya orang-orang sukses seperti yang kita kenal sekarang.

5. Silariang (2017)

https://www.youtube.com/embed/MSCK0KBOuUw

Mungkin dari kelima daftar film yang ada, film Sillariang (2017) menjadi yang paling berat untuk ditonton. Tidak hanya karena drama pelik antara dua keluarga yang memiliki dendam masa lalu, melainkan juga bagaimana kisah pasangan muda yang harus rela meninggalkan orang tua demi cinta, namun harus berakhir tragis.

Film ini bercerita tetang pasangan yang harus silariang (kawin lari) karna tak mendapat restu dari kedua orang tua karna dendam masa lalu. Namun pasangan ini tidak memikirkan bagaimana dampak dari tindakan mereka. Salah satu dampak yang ditimbulkan adalah pertikaian antara kedua keluarga, hingga membuat anggota keluarga harus meregang nyawa.

Yang menjadikan film ini begitu menarik adalah banyaknya kejadian seperti ini di tanah Bugis atau mungkin di daerah lain di Indonesia, yang secara budaya masih begitu ditentang dan membuat siri' (harga diri) keluarga tercoreng. Film yang di produksi Paramedia Film Indonesia dan disutradarai Rere ART2tonic ini begitu penuh makna dan sangat menguras emosi ketika menontonnya.

Dari kelima daftar film di atas, mana yang paling membuatmu tertarik untuk menonton?

Baca Juga: Film "De Oost", Episode Kelam Sejarah Pembantaian Westerling di Sulsel

Satriadi Rasyid Photo Community Writer Satriadi Rasyid

Manusia biasa yang memiliki imajinasi dan impian. Instagram.com/satriadi08

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya