Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

517 Masjid di Sulsel Jadi Tempat Istirahat Pemudik

517 Masjid di Sulsel Jadi Tempat Istirahat Pemudik
517 masjid di 24 kabupaten/kota se-Sulsel disiapkan jadi posko pemudik jelang hari raya Idul Fitri 2026. (dok. Kemenag Sulsel)
Intinya Sih
5W1H
  • Kemenag Sulsel meluncurkan program Masjid Ramah Pemudik 2026 untuk menjadikan masjid sebagai ruang pelayanan publik dan tempat istirahat aman bagi pemudik jelang Idul Fitri.
  • Sebanyak 517 masjid di 24 kabupaten/kota Sulawesi Selatan disiapkan sebagai posko pelayanan dan rest area alternatif guna mengurangi risiko kelelahan serta kecelakaan saat perjalanan mudik.
  • Masjid peserta program dilengkapi fasilitas dasar seperti toilet, tempat wudhu, area istirahat, air minum gratis, pengisian daya ponsel, hingga pos kesehatan mini bagi para pemudik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan resmi meluncurkan program Masjid Ramah Pemudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kick off program tersebut dipusatkan di Masjid H.M. Asyik, Kota Makassar, Rabu (11/3/2026).

Program ini menjadi salah satu upaya Kemenag untuk mengoptimalkan fungsi masjid sebagai ruang pelayanan publik bagi masyarakat, khususnya bagi para pemudik yang melakukan perjalanan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

1. Masjid disiapkan jadi tempat istirahat pemudik

Kepal Kanwil Kemenag Sulesl Ali Yafid. (Dok. Kemenag Sulsel)
Kepal Kanwil Kemenag Sulesl Ali Yafid. (Dok. Kemenag Sulsel)

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus menjadi ruang pelayanan bagi masyarakat, termasuk para pemudik yang melintas di berbagai jalur mudik.

Menurutnya, melalui program Masjid Ramah Pemudik, masjid diharapkan dapat menjadi tempat beristirahat yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang menempuh perjalanan jauh.

“Masjid adalah rumah bagi umat. Melalui program Masjid Ramah Pemudik ini, kami ingin memastikan para pemudik dapat beristirahat dengan nyaman, menunaikan ibadah dengan tenang, serta melanjutkan perjalanan dalam kondisi yang lebih segar dan aman,” ujarnya.

Program ini dijadwalkan berlangsung selama 11 Maret hingga 29 Maret 2026, bertepatan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang puncak arus mudik Idul Fitri.

2. Sebanyak 517 masjid tersebar di 24 kabupaten/kota

Masjid Al Markaz Al Islami di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). (IDN Times/Ashrawi Muin)
Masjid Al Markaz Al Islami di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). (IDN Times/Ashrawi Muin)

Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Sulsel, H. Abd Gaffar, menjelaskan bahwa sebanyak 517 masjid di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dilibatkan dalam program tersebut.

Masjid-masjid itu akan difungsikan sebagai posko pelayanan bagi pemudik yang melintas di berbagai jalur utama maupun jalur alternatif di wilayah Sulsel.

“Masjid kita siapkan sebagai rest area alternatif bagi pemudik. Mereka dapat berhenti sejenak untuk beristirahat, berwudhu, melaksanakan salat, atau sekadar melepas lelah agar terhindar dari kelelahan dan potensi microsleep saat berkendara,” jelasnya.

Ia menambahkan, kehadiran masjid sebagai tempat singgah diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan saat perjalanan mudik.

3. Dilengkapi area istirahat hingga pos kesehatan

Sebaran jumlah masjid untuk tempat istirahat pemudik di Sulsel kelang hari raya Idul Fitri 2026. (Dok. Kemenag Sulsel)
Sebaran jumlah masjid untuk tempat istirahat pemudik di Sulsel kelang hari raya Idul Fitri 2026. (Dok. Kemenag Sulsel)

Dalam program ini, masjid yang terlibat disiapkan dengan sejumlah fasilitas dasar bagi pemudik. Di antaranya ruang salat yang bersih, tempat wudhu yang memadai, toilet yang terawat, serta area istirahat.

Selain itu, pemudik juga dapat memanfaatkan layanan air minum gratis dan fasilitas pengisian daya ponsel selama beristirahat di masjid.

Beberapa masjid bahkan menyediakan layanan tambahan seperti pos kesehatan mini, informasi jalur mudik, serta relawan yang siap membantu pemudik selama perjalanan.

Melalui program Masjid Ramah Pemudik, Kementerian Agama berharap peran masjid tidak hanya terbatas pada kegiatan ibadah, tetapi juga semakin aktif dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat. Program ini juga diharapkan dapat menghadirkan perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan penuh keberkahan bagi masyarakat di Sulawesi Selatan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More