Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ibu Kapten Kapal Honour 25 Mohon Bantuan ke Prabowo: Selamatkan Anak Saya

Ibu Kapten Kapal Honour 25 Mohon Bantuan ke Prabowo: Selamatkan Anak Saya
Siti Aminah (57), ibu dari Kapten kapal Honour 25, Ashari Samadikun (Dok. IDN Times / Istimewa)
Intinya Sih
  • Siti Aminah, ibu Kapten Ashari Samadikun dari kapal Honour 25, mengaku terpukul dan kesehatannya menurun setelah mengetahui anaknya disandera perompak di perairan Somalia.
  • Ia memohon bantuan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah segera turun tangan membebaskan anaknya dan seluruh awak kapal yang disandera.
  • Empat WNI menjadi korban penyanderaan kapal tanker Honour 25 yang dibajak perompak Somalia saat berlayar dari Oman menuju Somalia bersama kru asal India, Pakistan, dan Myanmar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Makassar, IDN Times - Siti Aminah (57), ibu dari Kapten kapal Honour 25, Ashari Samadikun, tak kuasa menahan kesedihan sejak mengetahui anaknya disandera perompak di perairan Somalia. Dengan suara bergetar, ia mengaku kondisi kesehatannya sempat menurun drastis setelah mendengar kabar tersebut.

“Saya sangat sayang sama anak saya. Setiap dengar suaranya saja, hati saya sakit. Sejak tahu dia disandera, saya langsung drop,” ungkap Siti Aminah kepada awak media di Desa Paccellekang, Kecamatan Pattalasang, Kabupaten Gowa, Sabtu (25/4/2026).

1. Drop saat mengetahui anaknya disandera

Tiga anggota keluarga duduk di sofa sambil memegang foto seorang kapten kapal dan beberapa foto keluarga di ruang tamu.
Keluarga Ashari Samadikun, Kapten tanker Honour 25 yang disandera perompak Somalia (Dok.IDN Times/Istimewa)

Ia menyebut, kondisi dirinya sedikit membaik setelah sempat melihat wajah sang anak melalui video call beberapa waktu lalu. “Baru kemarin saya lihat mukanya lewat video call, itu yang bikin saya agak enakan sedikit,” katanya.

Di tengah kecemasan yang masih membayangi, Siti Aminah memohon bantuan pemerintah Indonesia untuk segera menyelamatkan anaknya. “Kalau bisa saya minta tolong sekali sama pemerintah Indonesia, tolong dibantu anak saya, dibebaskan dan dipulangkan dengan selamat, tanpa kurang apa pun,” ujarnya.

2. Minta tolong ke Presiden Prabowo

Seorang perempuan berhijab ungu menangis sambil menutup wajahnya dengan tangan di ruang tamu, di belakangnya terdapat foto seorang pria berseragam.
Siti Aminah (57), ibu dari Kapten kapal Honour 25, Ashari Samadikun tak kuasa menahan tangisnya saat mengingat anaknya yang disandera perompak Somalia (Dok. IDN Times / Istimewa)

Ia juga secara khusus menyampaikan harapannya kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, agar turun tangan membantu proses pembebasan para sandera.

“Saya minta tolong sekali sama Pak Prabowo, Presiden kita. Anak saya sekarang sangat butuh pertolongan. Tolong dibantu, Pak,” ucapnya lirih.

Menurutnya, sang anak sudah berhari-hari berada dalam penyanderaan dan menghadapi ancaman dari perompak. “Kasihan anak saya, sudah berapa hari ditahan sama perompak Somalia,” tuturnya.

Siti Aminah berharap anaknya dapat segera dipulangkan dalam kondisi selamat tanpa luka sedikit pun. “Saya hanya ingin anak saya kembali dengan selamat. Itu saja harapan saya,” pungkasnya.

3. Empat WNI disandera

Sekelompok pria berdiri dan duduk di atas kapal, mengenakan pakaian kasual dan tradisional, berpose bersama untuk foto kelompok.
Foto Ashari Samadikun, Kapten tanker Honour 25 yang disandera perompak Somalia (Dok.IDN Times/Istimewa)

Sebelumnya diberitakan, empat warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban penyanderaan perompak Somalia di kapal tanker Honour 25. Dua di antaranya diketahui berasal dari Sulawesi Selatan, yakni Kapten Kapal, Ashari Samadikun dari Gowa dan Adi Faizal, selaku 3nd Officer asal Bulukumba. Sementara dua lainnya yaitu Wahudinanto, selaku Chief Officer asal Pemalang dan Fiki Mutakin dari Bogor.

Kapal Honour 25 yang mengangkut minyak itu dibajak perompak pada Selasa (21/4/2026) saat kapal berlayar dari Oman menuju Somalia dengan jumlah kru sebanyak 17 orang, empat di antaranya WNI sementara lainnya berasal dari India, Paskistan, dan Myanmar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More