Jalan Seko Dikebut, Bupati Lutra: Posisi Jalan Ini Strategis

- Pembangunan jalan Sabbang-Tallang-Sae di Luwu Utara resmi dimulai dengan dukungan pemerintah daerah dan provinsi, menandai langkah penting dalam pengembangan wilayah pegunungan.
- Proyek senilai Rp70–80 miliar ini dinilai strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, membuka keterisolasian wilayah, serta mendukung penanganan kemiskinan di daerah pegunungan.
- Sebelumnya, akses jalan menuju Seko dikenal sulit dilalui dan rawan longsor, namun kini mulai menunjukkan progres signifikan berkat kolaborasi antara Pemprov Sulsel dan Pemkab Luwu Utara.
Makassar, IDN Times - Pembangunan jalan ruas Sabbang-Tallang-Sae di Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, mendapat apresiasi dari pemerintah daerah. Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menyebut proyek ini menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan wilayah pegunungan.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri prosesi groundbreaking bersama Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, jajaran Forkopimda, serta tokoh masyarakat, Minggu (26/4/2026). Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan warga menandai dimulainya pengerjaan akses jalan menuju wilayah Seko.
1. Infrastruktur dinilai punya peran strategis

Menurut Abdullah, pembangunan infrastruktur yang didukung anggaran sekitar Rp70 hingga Rp80 miliar dari APBN dan APBD Provinsi Sulawesi Selatan memiliki posisi strategis bagi Luwu Utara. Jalan ini dinilai dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka keterisolasian wilayah.
"Posisi jalan ini sangat strategis untuk pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Luwu Utara," kata Abdullah.
2. Dorong ekonomi dan kurangi kemiskinan

Akses jalan yang memadai diharapkan mampu menjawab berbagai kendala geografis yang selama ini dihadapi masyarakat, khususnya di jalur Rongkong menuju Seko dan Rampi. Wilayah tersebut dikenal memiliki medan berat yang kerap menghambat mobilitas warga.
Abdullah menilai langkah pembangunan yang diambil Pemprov akan membantu percepatan penanganan kemiskinan di wilayah pegunungan. Ketersediaan akses dinilai berpengaruh pada distribusi barang, hasil pertanian, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
"Apa yang dilakukan oleh Bapak Gubernur merupakan langkah strategis, tentunya akan sangat membantu kami dalam menuntaskan kemiskinan dan mendorong kemakmuran di wilayah pegunungan Luwu Utara nantinya," jelasnya.
3. Jalan sebelumnya sulit dilalui dan rawan longsor

Abdullah juga menggambarkan kondisi jalan sebelumnya yang sulit dilalui dan rawan longsor. Situasi tersebut selama ini menjadi kendala utama bagi masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.
"Alhamdulillah kami bersyukur atas bantuan dari Bapak Gubernur. Dengan adanya pengerjaan jalan ini, yang sebelumnya sulit dilewati dan sering terjadi longsor, kini sudah mulai terlihat progresnya," kata Abdullah.

















